0 Poin

Lawan Depresi dengan Olahraga Secara Teratur

Para peneliti di departemen psikiatri di Massachusetts General Hospital, Boston, menganalisis hubungan antara olahraga teratur dan depresi.

Tim menemukan gen yang berbeda dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap depresi tetapi itu dapat dicegah dalam waktu dengan berolahraga lebih banyak. Mereka juga meneliti jumlah olahraga yang dilakukan orang yang mengalami depresi setiap hari.

Penurunan risiko depresi sebesar 17 persen terlihat pada orang yang sudah menderita depresi ketika mereka menambahkan 35 menit aktivitas fisik tambahan ke kegiatan harian mereka.

Ini berlaku untuk orang yang saat ini melakukan minimal empat jam aktivitas fisik setiap minggu. Di antara orang-orang yang terlibat dalam aktivitas fisik terbatas hingga 1,1 jam setiap minggu, risiko depresi yang lebih tinggi terlihat oleh para peneliti.

Latihan intensitas tinggi seperti latihan aerobik serta berolahraga dengan bantuan peralatan dan latihan intensitas rendah seperti yoga dan peregangan adalah latihan yang dilakukan oleh subyek penelitian.

"Kami terkejut melihat bahwa aktivitas fisik terlindungi dari episode depresi baru, bahkan untuk orang yang sudah mengalami depresi di masa lalu," ujar Karmel Choi, dokter dan peneliti di Rumah Sakit Umum Massachusetts dan Harvard T.H.

"Karena depresi masa lalu adalah prediktor kuat dari depresi selanjutnya, ini memberi kita lebih banyak bukti bahwa aktivitas fisik dapat menjadi alat yang ampuh untuk mengalahkan peluang melawan depresi di masa depan," tambah Choi.

(Foto: Discover Magazine)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok