0 Poin
penyakit mengintai pecandu narkoba

Ini Penyakit-Penyakit yang Mengintai Pecandu Narkoba

Bahaya narkoba bukan hanya pada perilaku dan kondisi psikis penggunanya saja, ternyata narkoba juga bisa membahayakan kesehatan tubuh secara umum, karena beresiko menimbulkan penyakit-penyakit mematikan pada si pecandu.

Narkoba (Nakotika dan Obat-obatan) sering juga disebut NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya). Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau dibuat secara sintesis dan dapat berefek menurunkan kesadaran, mengurangi nyeri, dan menyebabkan ketergantungan. Narkotika (heroin, morfin, kodein, ganja) memiliki tiga golongan berdasarkan tingkat ketergantungannya, di mana golongan dua dan tiga dapat dipakai sebagai terapi medis oleh dokter. 

Psikotropika (ekstasi, amfetamin, benzodiazepin) adalah zat atau obat dari bahan alami atau sintetis yang berefek memberikan pengaruh selektif pada system saraf pusat, menyebabkan perubahan perilaku dan aktifitas penggunanya. 

Ciri-ciri orang yang merupakan seorang pecandu narkoba dapat terlihat tergantung dari jenis narkoba yang dikonsumsi; apakah narkoba tersebut memiliki efek depresan, stimulan, atau halusinogen. Kita juga bisa menandai seorang pecandu narkoba berdasarkan penyakit-penyakit yang muncul di tubuhnya. Penyakit-penyakit mengintai pecandu narkoba.

Penyakit akibat dari zat atau senyawa yang dikonsumsi 

Narkoba/NAPZA dapat mengubah neurotransmiter/zat kimia yang ada di otak, yang akan mengganggu fungsi kognitif, fungsi afek dan emosi, dan perilaku akibatnya seorang pecandu narkoba dapat mengalami penurunan performa kerja dan belajar, memiliki perubahan mood/emosi yang tidak stabil, dan cenderung mengisolasi diri sendiri dari lingkungan. 

Pecandu narkoba juga akan rentan mengalami masalah dan gangguan jiwa seperti depresi, anxietas, dan delirium akibat intoksikasi zat. Pecandu narkoba juga sering mengalami masalah psikososial, di mana pecandu akan cenderung mengisolasi diri atau diisolasi oleh lingkungan sekitarnya, sehingga mereka hidup sebatang kara tanpa support dari orang lain. Pecandu narkoba juga rentan untuk menjadi pelaku tindak kriminal seperti mencuri.

Narkoba/NAPZA yang dikonsumsi melalui jarum suntik merupakan cara yang paling berbahaya, karena obatnya langsung masuk ke pembuluh darah dan dalam diserap sempurna dalam waktu 15-30 detik. Hal ini berdampak efek toksisitas NAPZA yang dikonsumsi akan lebih tinggi, dan lebih gampang terjadinya overdosis.

Jarum suntik yang tidak steril juga dapat menyebabkan infeksi kulit seperti abses, atau infeksi pembuluh darah, yang kemudian bisa menjadi tanda penyuntikan (injection marks); bakteri yang masuk bersamaan dengan jarum suntik juga dapat menyebabkan endokarditis (infeksi pada katup jantung) dan infeksi pada sendi atau tulang. Penggunaan jarum suntik bekas pakai juga dapat menyebabkan penularan penyakit infeksi menular seperti HIV-AIDS, Hepatitis B, dan Hepatitis C.

Berikut adalah penyakit mengintai pecandu narkoba. YesDok menyediakan dokter profesional yang memungkinkan Anda berkonsultasi dari mana saja dan kapan saja. Konsultasi keluhan mengenai masalah kesehatan Anda dengan dokter spesialis di aplikasi YesDok.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok