0 Poin
merokok

Bulan Puasa Jadi Momen Tepat untuk Berhenti Merokok Menurut Ahli

Dr. Ahmad Al Mulla, Head of the Hamad Medical Corporation (HMC) Tobacco Control Center, mengatakan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berhenti merokok. Menurut Dr. Al Mulla, puasa memiliki banyak efek positif pada kesehatan seseorang, dan manfaat itu sangat menonjol pada pengguna tembakau yang berhenti merokok.

"Untuk perokok, berhenti sering kali lebih mudah selama bulan Ramadhan karena orang percaya sudah diharuskan untuk tidak makan dan minum, serta dari merokok dan menggunakan produk tembakau lainnya," kata Dr. Al Mulla.

“Dampak kesehatan positif dari berhenti merokok dimulai 20 menit setelah rokok terakhir Anda. Tekanan darah dan denyut nadi Anda akan mulai kembali ke tingkat yang lebih normal. Dalam waktu delapan jam, tubuh juga mulai membersihkan diri dari kelebihan karbon monoksida dari rokok dan kadar karbon monoksida di tubuh Anda kembali normal, meningkatkan kadar oksigen tubuh, "tambah Dr. Al Mulla.

Al Mulla mengatakan dalam hari pertama berhenti, fungsi jantung dan otak membaik, dengan risiko penyakit jantung dan stroke berkurang dan tekanan darah seseorang mulai turun. Dia mengatakan kadar oksigen juga akan meningkat, meningkatkan energi dan fungsi pernapasan.

Dia mengatakan indera penciuman dan rasa juga akan meningkat, karena ujung saraf yang bertanggung jawab atas indra penciuman dan rasa mulai sembuh.

Jamal Abdullah, Spesialis Penghentian Merokok di Pusat Kontrol Tembakau HMC, mengatakan, sementara Ramadhan dapat membuat lebih mudah bagi beberapa orang untuk berhenti merokok, pengguna tembakau berat yang dapat beralih dari merokok setiap dua jam menjadi tidak merokok.

“Dalam delapan jam dari rokok terakhir, kadar karbon monoksida dalam darah berkurang lebih dari 50 persen, yang memiliki manfaat kesehatan positif tetapi juga dapat memicu gejala penarikan seperti mengidam yang kuat, konsentrasi yang buruk, gelisah, dan sakit kepala. Gejala-gejala ini biasanya paling menonjol selama minggu pertama berhenti,” kata Dr. Abdullah.

(Foto: My Prince George Now)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok