0 Poin
Hewan peliharaan

Apakah Hewan Peliharaan Bisa Terjangkit dan Sebarkan Virus Corona?

Kekhawatiran publik akan wabah virus corona justru dijadikan cara untuk menyebarkan informasi palsu oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 

Dari beberapa informasi yang tidak terbukti kebenarannya tersebut, ada satu di antaranya yang cukup membuat panik pemilik hewan peliharaan. Kabar tersebut mengatakan bahwa kucing dan anjing yang menjadi hewan peliharaan bisa ikut menularkan virus corona.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumpulkan informasi untuk menghilangkan beberapa informasi yang salah mengenai virus corona. Salah satunya adalah mengatakan bahwa hewan peliharaan tidak dapat menularkan virus corona ke manusia

“Saat ini, tidak ada bukti bahwa hewan peliharaan / hewan peliharaan seperti anjing atau kucing dapat terinfeksi virus corona baru. Namun, selalu langkah yang baik untuk mencuci tangan dengan sabun dan air setelah kontak dengan hewan peliharaan. Ini melindungi Anda dari berbagai bakteri umum seperti E.coli dan Salmonella yang dapat berpindah di antara hewan peliharaan dan manusia, ”tulis situs web WHO.

The World Small Animal Veterinary Association (WSAVA), sebuah organisasi yang mewakili 200.000 dokter hewan di seluruh dunia, menangani masalah ini dengan keakuratan ilmiah.

Menurut asosiasi tersebut, anjing cenderung terinfeksi oleh dua jenis coronavirus anjing (jenis coronavirus lain), yang secara khusus adalah coronavirus pernapasan anjing dan penyakit coronavirus anjing yang ditemukan di usus. 

Dari keduanya, penyakit anjing coronavirus dapat ditularkan antara anjing dan didiagnosis ketika anjing menderita diare. Kedua virus tersebut tidak dapat ditularkan ke manusia dan bersifat spesifik pada hewan.

“Kebanyakan coronavirus sangat spesifik dalam kisaran spesies yang mereka pengaruhi. Jadi kami berharap (COVID-19) seperti itu, ”kata Scott Weese, peneliti dan profesor Ontario Veterinary College.

“Kami belum tahu apakah hewan bisa terinfeksi. Kami juga tidak tahu apakah mereka bisa sakit akibat coronavirus baru ini. Saat ini tidak ada bukti bahwa hewan peliharaan atau hewan peliharaan lainnya dapat terinfeksi virus corona baru ini. Selain itu, saat ini tidak ada bukti bahwa hewan peliharaan atau hewan peliharaan lainnya mungkin menjadi sumber infeksi pada orang dengan coronavirus baru, ”tulis dokumen tersebut.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok