0 Poin
Berciuman

Amankah Berhubungan Seks Selama Wabah Coronavirus?

Coronavirus atau Covid-19 kini telah dinyatakan sebagai pandemi global, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendesak setiap orang untuk mengambil tindakan pencegahan demi meminimalkan penyebaran virus. 

CDC selalu menyatankan kita untuk menghindari jabat tangan dan pelukan, tapi Anda mungkin selalu bertanya-tanya apakah aman melakukan hubungan seks selama adanya wabah coronavirus.

Seperti diketahui, Coronavirus disebarkan melalui tetesan air dari hidung dan mulut, yang mengandung virus. Ini bisa ditularkan dari orang ke orang, dan biasanya terjadi pada orang yang berdekatan.

Jadi, misalkan orang yang telah terinfeksi lalu mencium pasangannya, sudah jelas itu dapat meningkatkan risiko terkena infeksi yang sangat tinggi.

Jadi, pertanyaannya, bisakah coronavirus ditularkan saat berhubungan seks? Pakar kesehatan sudah menegaskan bahwa setiap orang lebih baik menghindari untuk saling menyapa dengan berciuman pipi karena bersentuhan dengan mencium seseorang yang terinfeksi COVID-19 bisa membuat Anda terinfeksi virus. 

Oleh sebab itu, Ketika ada keintiman fisik, sangat mungkin Anda akan bertukar air liur saat berciuman. Ini sangat jelas, bahwa hal tersebut dapat meningkatkan risiko penularan virus.

Bisakah coronavirus ditularkan dalam hubungan seksual? Saat ini Tidak ada bukti untuk membuktikan bahwa coronavirus dapat ditularkan melalui vagina dalam berhubungan seks.

Sejauh ini, para peneliti menemukan bahwa COVID-19 hanya menyebar melalui tetesan air ketika seseorang batuk atau bersin lalu ketika seseorang menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi juga dapat menyebarkan virus.

Jadi, perlu diketahui virus bisa ditularkan melalui air liur sambil berciuman. Namun perlu diingat, Jika Anda atau pasangan Anda telah tertular virus ini, sangat disarankan untuk menjauh dari orang sebanyak mungkin, yang juga berarti tidak ada sentuhan fisik. 

CDC dan WHO juga telah menerbitkan pedoman tentang cara mengkarantina sendiri selama 14 hari . Selain itu, pastikan terlebih dahulu, jika Anda atau pasangan tidak memiliki gejala dan aman dari virus, maka boleh saja melakukan hubungan seks.

(Foto : insidehook.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok