0 Poin
efek samping obat

7 Efek Samping Obat yang Biasa Terjadi

Mengonsumsi obat atau melakukan pengobatan tidak hanya memberikan manfaat agar tubuh lebih sehat, ada juga potensi tubuh mengalami efek samping. Hal ini lumrah terjadi dan terkadang tidak membahayakan. 

Namun jika efek samping obat membuat Anda khawatir, Anda bisa segera menghubungi dokter atau menuju rumah sakit terdekat untuk memperoleh penanganan.

Berikut ini kami telah merangkum 7 efek samping obat yang biasa terjadi setelah Anda mengonsumsi obat atau melakukan pengobatan.

Kecemasan

Kecemasan yang diinduksi zat adalah kecemasan yang disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu - terkadang bahkan obat-obatan yang dimaksudkan untuk mengobati kecemasan itu sendiri. Kecemasan dapat membuat Anda tidak bisa tidur, memengaruhi konsentrasi, menyebabkan nyeri dada, dan membuat Anda sulit makan.

Masalah Pencernaan

Beberapa efek samping pencernaan dapat membuat Anda sulit mendapatkan nutrisi yang tepat atau dapat menguras cairan dan nutrisi tubuh Anda. Perhatikan masalah pencernaan seperti diare, mual, sakit perut, muntah, dan kurang nafsu makan.

Pusing

Merasa pusing tidak mengancam jiwa, tetapi dapat meningkatkan risiko jatuh yang menyebabkan cedera pada tubuh Anda.

Mengantuk

Penyebab lain jatuh adalah merasa mengantuk. Mengantuk akibat obat-obatan dapat membuat mengemudi menjadi berbahaya, memengaruhi performa kerja Anda, dan mempersulit melakukan tugas sehari-hari.

Mulut kering

Air liur penting untuk kesehatan mulut, dan ketika obat mengeringkan mulut Anda, Anda meningkatkan peluang terkena plak, kerusakan gigi, dan penyakit gusi. Anda juga dapat mengatasi sariawan, infeksi jamur di mulut (sariawan), dan bibir pecah-pecah.

Halusinasi

Beberapa obat dapat menyebabkan Anda melihat hal-hal yang sebenarnya tidak ada, dan kemungkinan terjadinya hal ini bahkan lebih tinggi jika Anda mengonsumsi banyak obat. Penglihatan ini bisa menakutkan dan membuat Anda bertindak berbahaya yang merugikan Anda atau orang lain.

Sakit kepala

Mengatasi sakit kepala saat minum obat adalah hal biasa, tetapi sakit kepala patut diperhatikan. Penggunaan obat yang berlebihan atau sakit kepala berulang dapat terjadi ketika Anda minum obat sakit kepala dalam jangka waktu yang lama.

YesDok menyediakan dokter profesional yang memungkinkan Anda berkonsultasi dari mana saja dan kapan saja. Konsultasi keluhan mengenai masalah kesehatan Anda dengan dokter spesialis di aplikasi YesDok.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok