0 Poin
ilustrasi omicron

Varian Omicron Baru Mampu Menghindari Sistem Kekebalan, Tapi Tidak Lebih Berbahaya

Subvarian omicron baru berlabel BA.4 dan BA.5 menyebabkan sejumlah lonjakan kasus di beberapa negara. Peneliti menemukan varian BA.4 dan BA.5 menjadi ancaman bagi banyak orang karena tampaknya mampu menghindari sebagian antibodi dari vaksinasi atau infeksi sebelumnya.

Karena mereka dapat menghindari kekebalan, subvarian juga dapat melampaui varian sebelumnya dari SARS-CoV-2 dalam hal penularan. Ini berarti mereka dapat menyebar lebih cepat daripada bentuk virus sebelumnya, menurut The Daily Beast.

Faktor lain yang membedakan subvarian dari strain induk adalah bagaimana mereka cenderung menargetkan paru-paru. Di sisi lain, varian omicron ditemukan menargetkan saluran pernapasan bagian atas, menghasilkan infeksi yang tidak begitu berbahaya.

Menariknya, para ahli medis tidak terlalu khawatir tentang jenis BA.4 dan BA.5 setelah melihat tingkat rawat inap dan kematian yang dilaporkan di Inggris di tengah penyebarannya.

Menurut angka awal, rawat inap dan kematian akibat subvarian baru meningkat lebih lambat dan bahkan menurun. Ini menunjukkan bahwa strain tersebut mungkin tidak menyebabkan bentuk infeksi COVID-19 yang lebih parah.

“Ini bisa berarti varian menular yang lebih tinggi, BA.4 atau 5, berperan, [dan] varian ini jauh lebih ringan,” kata Edwin Michael, ahli epidemiologi di Pusat Penelitian Penyakit Menular Kesehatan Global di Universitas Florida Selatan.

Karena protein lonjakan yang bermutasi, BA.4 dan BA.5 bisa lebih mudah menular. Tetapi ini tidak berarti bahwa mereka akan menyebabkan lebih banyak kematian. Keduanya masih dianggap kurang berbahaya dibandingkan varian sebelumnya.

Namun, perlu dicatat bahwa beberapa tempat mungkin sangat terpengaruh oleh subvarian jika mereka belum membangun kekebalan yang lebih kuat selama beberapa tahun terakhir sejak pandemi dimulai.

Meskipun antibodi yang dikembangkan melalui vaksinasi mungkin tidak mencegah infeksi akibat varian omicron baru ini, namun mereka membantu menghambat terjadinya infeksi serius.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok