0 Poin
olahraga

Tips Agar Bisa Tetap Berolahraga dengan Rutin Selama Berpuasa

Umat Islam di seluruh dunia sudah mulai menjalankan ibadah puasa ramadan. Selama menjalankan ibadah ini, intensitas makan dan minum berkurang dibanding biasanya. Kondisi ini pastinya juga mengubah kebiasaan Anda yang rutin berolahraga.

“Sangat penting untuk menjaga diri sendiri dan tetap sehat selama Ramadhan, dan bagi orang-orang yang sangat menyukai kebugaran mereka,” ujar pelatih pribadi Faisal Abdalla.

“Ketika Ramadhan jatuh di bulan-bulan musim panas, seperti yang terjadi selama beberapa tahun terakhir, itu sangat sulit karena hari-hari lebih panjang dan cuaca lebih hangat. Jendela untuk makan dan tidur secara signifikan lebih kecil daripada di musim dingin, jadi pelatihan memiliki tantangannya, tapi bukan tidak mungkin," tulis Abdalla.

“Sebagai pelatih, kebugaran tidak hanya penting bagi saya, itu vital. Karena itu, dunia saya tidak bisa berhenti ketika Ramadhan dimulai. Seperti banyak pelatih pribadi Muslim, penggemar kebugaran, dan olahragawan di seluruh dunia, saya terus melatih diri dan Saya terus melatih orang lain saat saya berpuasa," tambahnya.

Terdapat sejumlah tips bagi Anda yang ingin tetap aktif berolahraga selama menjalankan puasa Ramadan.

Hindari Makanan Olahan yang Asin

Makan sehat dan membatasi gula rafinasi selama Ramadan dianjurkan karena akan membantu Anda mengatur tingkat energi Anda.

Idealnya, Anda ingin menghindari makanan olahan, gorengan, dan asin. "Ini akan membuat Anda dehidrasi dan membuat puasa terasa lebih lama," ujar Juliana Campos, salah satu pelatih kebugaran.

Menurut Abdalla, makanan seperti ini "membuat hari berikutnya menjadi perjuangan yang nyata, terutama jika Anda berlatih atau kehilangan cairan melalui keringat dalam cuaca yang lebih hangat."

Jangan Minum Terlalu Banyak Air

Meskipun mungkin tergoda untuk minum air sebanyak mungkin setelah berbuka, namun hal ini tidak disarankan.

"Biasakan sekitar 2,5 liter tetapi rehidrasi perlahan dan masuk akal sampai Anda memulai puasa lagi sehingga tubuh Anda dapat menyerapnya dengan baik," kata Abdalla. "Dan jika Anda berlatih setelah berbuka puasa, pastikan untuk menyesap air selama latihan dan sesudahnya."

"Saya merekomendasikan mengkonsumsi suplemen vitamin C dan membuat jus atau teh dengan jahe segar dan kunyit, karena kedua bahan tersebut dikemas penuh dengan antioksidan dan bagus untuk sistem kekebalan tubuh," kata Campos.

Jangan makan berlebihan

"Jangan makan berlebihan untuk mencoba dan mengimbangi kalori yang hilang di hari itu," kata Abdalla. "Luangkan waktu Anda dan jangan makan lebih dari apa yang Anda makan di hari biasa di luar Ramadhan."

"Pilihlah karbohidrat kompleks, berserat, dengan makanan seperti nasi gandum, quinoa, kacang-kacangan, lentil, atau ubi jalar karena butuh waktu lebih lama untuk memecahnya," jelas Abdalla. 

Abdalla menjelaskan bahwa makanan tersebut akan melepaskan energi secara perlahan dan menstabilkan. gula darah Anda.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok