0 Poin
Membaca

Studi Ilmu Saraf, Membaca Menguatkan Kemampuan Otak

Kita semua tahu bahwa membaca dapat meningkatkan kosa kata kita, memperluas perspektif, memperkenalkan pada ide-ide baru dan meningkatkan kepercayaan diri. Menurut studi ilmu saraf, membaca tidak hanya mengisi otak kita dengan informasi tetapi juga membuatnya bekerja lebih baik. Membaca obsesif dapat mengubah cara otak kita berpikir dan memproses sesuatu dengan cara yang lebih baik.

Ketika kita masih anak-anak, kita lebih aktif terlibat dalam membaca dan mempelajari hal-hal baru tentang dunia di sekitar kita. Membaca sangat penting bagi orang-orang dari semua kelompok umur dan bahkan menghabiskan 30 menit membaca tentang hal-hal yang Anda minati sudah cukup untuk mendapatkan manfaatnya.

Karena itu, membaca memiliki banyak manfaat jangka pendek dan jangka panjang. Bukan hanya cara untuk meningkatkan kesadaran tentang dunia di sekitar Anda, tetapi juga semacam mendukung latihan mental.

Meskipun masih banyak penelitian yang diperlukan di bidang ini, para ahli sepakat bahwa membaca pada dasarnya adalah latihan empati. Hal ini membantu kita untuk memahami perspektif orang lain yang sangat berbeda dari kita dan karenanya meningkatkan kecerdasan emosional (EQ) kita.

Dalam studi yang dilakukan untuk memahami dampak membaca, peneliti dapat melihat efeknya pada gelombang otak. Jika karakter dalam buku tersebut sedang berolahraga, area otak Anda akan diaktifkan seolah-olah Anda sedang berkeringat di gym.

Penelitian lain menunjukkan bahwa buku yang membuat Anda mempertanyakan kehidupan dan hal-hal di sekitar Anda, membantu Anda untuk fokus dan memahami ide-ide kompleks dengan mudah. Aktivitas ini memperkaya kemampuan Anda untuk membayangkan jalan alternatif, mengingat detail, adegan, dan memikirkan masalah yang kompleks. Dengan kata lain itu membuat Anda lebih berpengetahuan dan lebih pintar.

Apa yang terjadi jika Anda tidak cukup membaca?

Pertama, jelas, Anda kurang mendapatkan pengetahuan apa pun, kosakata Anda akan terbatas dan kapasitas penalaran juga akan berkurang. Selain itu, kemampuan Anda untuk berkonsentrasi dan berempati dengan orang lain juga akan memudar seiring waktu. Kedua, tidak membaca berarti tidak melakukan latihan mental dan ini akan membuat Anda rentan terhadap kondisi mental usia lanjut.

Berkali-kali para peneliti telah membuktikan bahwa membaca dan permainan pemecahan masalah dapat membantu mencegah kehilangan ingatan, mengurangi risiko stres dan mencegah berbagai jenis demensia pada orang dewasa yang lebih tua.

Membaca adalah jenis aktivitas mental yang harus menjadi bagian dari rutinitas harian Anda. Biasakan membaca sebelum tidur setidaknya selama 30 menit. “Tidak peduli apa yang Anda baca, baik itu fiksi, non-fiksi, mitologis atau politik, jangan kebiasaan membaca Anda memudar,” peneliti menambahkan.

(Foto : pixabay)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok