0 Poin
Pusing

Pusing Setelah Berolahraga, Wajarkah?

Pusing setelah berolahraga merupakan hal yang biasa terjadi. Sering kali, ini adalah akibat dari suatu kondisi, misalnya dehidrasi ringan.

Namun, ada juga beberapa kondisi lain yang menyebabkan Anda mengalami pusing setelah berolahraga, yakni:

Kelelahan

Kondisi kelelahan ekstrem dapat terjadi, ketika seseorang memaksakan diri untuk melakukan latihan fisik terlalu keras atau mungkin terlalu lama. Tanda-tanda kelelahan ekstrem ini antara lain:

  • Pusing
  • Tubuh terasa lemah
  • Mual
  • Sesak napas
  • Haus
  • Muntah

Menggunakan mesin yang bergerak terus-menerus

Olahraga dengan bantuan mesin atau alat olahraga yang bergerak terus-menerus seperti treadmill juga bisa menyebabkan pusing. Beberapa orang mengalami sakit kepala ringan atau pusing saat turun dari treadmill. Mereka merasa seperti masih bergerak, padahal sebenarnya tidak.

Dehidrasi

Dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan lebih banyak air daripada yang masuk ke dalam tubuh. Latihan fisik yang intens menyebabkan kita mengeluarkan keringat lebih banyak dari biasanya. Ini kemudian bisa menyebabkan dehidrasi jika tidak diimbangi dengan asupan air yang cukup. Gejala dehidrasi meliputi:

  • Pusing
  • Mulut kering
  • Haus yang ekstrem
  • Ingin pingsan
  • Lebih jarang buang air kecil
  • Kelelahan ekstrem
  • Tubuh melemah

Kekurangan oksigen

Pernapasan yang tidak benar selama latihan fisik dapat berarti bahwa seseorang tidak mengambil oksigen yang cukup untuk memenuhi kebutuhan otot mereka. Selama berolahraga, otot menggunakan lebih banyak oksigen dari biasanya. Inilah mengapa detak jantung dan pernapasan menjadi lebih cepat saat berolahraga, untuk mencukupi kebutuhan oksigen yang lebih tinggi. Saat pasokan oksigen yang dibutuhkan kurang atau tidak cukup, ini dapat membuat seseorang pusing usai berolahraga.

Tekanan darah rendah

Tekanan darah adalah kekuatan darah yang mendorong dinding arteri. Pada kebanyakan orang, tekanan darah yang normal berada di angka 120/80 mmHg. Orang yang memiliki tekanan darah rendah atau hipotensi mungkin memiliki angka tekanan darah kurang dari 90/60 mmHg.

Tekanan darah biasanya akan mencapai titik terendah setelah satu jam latihan fisik. Namun, beberapa orang juga bisa mengalami penurunan tekanan darah secara tiba-tiba. Selain pusing, ada beberapa gejala hipotensi lainnya, seperti:

  • Penglihatan kabur
  • Pingsan
  • Kelelahan
  • Kehilangan konsentrasi
  • Mual

Aktivitas berat paling sering menyebabkan tekanan darah rendah, akan tetapi, seseorang bahkan juga bisa mengalami tekanan darah rendah walau hanya dengan satu gerakan ringan, misalnya berdiri terlalu cepat ketika sedang duduk atau berbaring.

(Foto: medicalnewstoday.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok