0 Poin
Wanita hamil sedang mengonsumsi obat.

Penyakit Chron dan Kehamilan

Beberapa wanita dengan penyakit Crohn mungkin khawatir apakah hamil akan memengaruhi kondisi mereka, sementara yang lain takut bahwa penyakit atau obat-obatan yang mereka gunakan akan membahayakan janin.

Penyakit Crohn adalah penyakit jangka panjang yang menyebabkan peradangan di dalam saluran pencernaan. Sama dengan kolitis ulserativa, Crohn adalah jenis penyakit radang usus (IBD).

Gejala umum penyakit Crohn termasuk diare, kram perut, kelelahan, dan penurunan berat badan yang tidak diinginkan. Gejala-gejala ini dapat bervariasi dalam keparahan dan sering kali datang dan pergi dalam siklus.

Tidak ada obat untuk penyakit Crohn, jadi perawatan bertujuan untuk menjaga seseorang tetap dalam remisi atau relaps.

Bagaimana keduanya memengaruhi satu sama lain?

Penyakit Chron dan kehamilan berpengaruh satu sama lain dan tergantung pada apakah gejala wanita dalam remisi.

Sebagian besar wanita yang hamil saat penyakit Crohn mereka dalam remisi dapat memiliki kehamilan yang sehat. Menurut Crohn's & Colitis Foundation, waktu terbaik bagi seorang wanita untuk hamil adalah ketika penyakit Crohnnya telah dalam remisi setidaknya 3 hingga 6 bulan.

Penelitian menunjukkan bahwa banyak wanita yang hamil ketika penyakit Crohn mereka aktif akan menemukan bahwa gejala mereka tetap aktif selama kehamilan. Penyakit Crohn aktif dapat memengaruhi kesehatan wanita dan janin, sehingga meningkatkan risiko:

  • Keguguran

  • Kelahiran prematur

  • Berat badan rendah

  • Komplikasi persalinan lainnya

Bagaimana kehamilan berpengaruh pada pengobatan?

Dokter biasanya merekomendasikan bahwa wanita yang memiliki penyakit Crohn terus minum obat seperti biasa selama kehamilan.

Para ahli menganggap sebagian besar obat untuk penyakit Crohn berisiko rendah selama kehamilan, termasuk obat steroid. Namun, dokter dapat menurunkan dosis steroid saat seorang wanita hamil.

Beberapa orang mengonsumsi obat-obatan seperti metotreksat dan thalidomide untuk mengobati penyakit Chron. Obat-obatan ini bisa menyebabkan cacat bawaan atau komplikasi lainnya. Wanita dianjurkan tidak boleh untuk mengonsumsi obat-obatan ini saat dia mencoba untuk hamil, hamil, atau sedang menyusui.

Sebelum mencoba untuk hamil, wanita harus berkonsultasi dengan dokter tentang efek obat yang mereka pakai terhadap kesuburan atau kehamilan.

(Foto: www.irishtimes.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok