0 Poin
Penyebab dan Gejala Cedera Meniskus

Mengenal Penyebab dan Gejala Cedera Meniskus

Meniskus merupakan bagian tulang rawan yang berbentuk seperti bulan sabit pada lutut. Letak meniskus ini berada di atas tulang kering. Karena itu, meniskus berfungsi untuk menjaga tulang paha dengan tulang kering (tibia) agar tidak saling bergesekan ketika tubuh sedang aktif bergerak, terutama pada sendi lutut.

Cedera meniskus adalah kondisi berupa adanya luka atau robek pada tulang rawan lutut tersebut. Luka di bagian meniskus dapat membuat penderitanya kesakitan dan sulit/tidak dapat bergerak karena lutut akan membengkak serta kaku.

Bagi atlet olahraga, cedera pada meniskus menjadi risiko yang cukup rawan terjadi. Robekan meniskus juga kerap kali terjadi bersamaan dengan cedera ligamen sendi lutut atau ACL. Keadaan ini tentu akan menyulitkan karena dapat membuat aktivitas harian menjadi tidak optimal. 

Penyebab Cedera Meniskus

Seperti yang sudah sempat disinggung sebelumnya, cedera pada meniskus sering kali disebabkan oleh olahraga fisik yang berat dan membebani lutut. Di samping itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko cedera pada meniskus. Berikut di antaranya:

  • Kurangnya pemanasan sebelum olahraga. Hal ini dapat membuat tubuh kurang fleksibel untuk melakukan gerakan sehingga berisiko terjadi cedera.
  • Faktor usia. Robekan meniskus sering dialami oleh seseorang yang berusia di atas 30 tahun. Lantaran, struktur meniskus cenderung akan melemah seiring bertambahnya usia.
  • Berat badan di atas normal atau obesitas. Obesitas dapat membuat lutut yang menjadi salah satu titik tumpu manusia ketika berdiri menerima beban yang cukup besar.
  • Mengidap osteoarthritis atau pengapuran sendi.

Gejala Cedera Meniskus

Karena terjadi robekan pada tulang rawan, cedera meniskus akan membuat penderitanya merasakan beberapa gejala. Beberapa gejala cedera meniskus adalah sebagai berikut:

  • Terasa nyeri di bagian sendi lutut. Tingkatan nyeri bergantung dari keparahan robekan meniskus yang terjadi.
  • Ketika cedera terjadi, penderitanya akan mendengar bunyi klik pada sendi lutut.
  • Lutut membengkak dan terasa kaku.
  • Kesulitan untuk menggerakkan lutut setelah cedera terjadi, seperti meluruskan atau menekuk lutut.
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok