0 Poin
Anemia defisiensi besi

Kenali Tanda Anemia Defisiensi Besi

Zat besi juga menjadi salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Bagaimana bila tubuh kekurangan zat besi? Maka Anda bisa terserang anemia.

Tanpa zat besi, darah tidak bisa menghasilkan hemoglobin, pigmen merah di dalam darah yang memiliki tugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi bisa membuat Anda merasa lelah sepanjang hari, pusing, dan bahkan pingsan. Jika gejala-gejala ini Anda alami, maka mungkin Anda tengah menderita anemia defisiensi besi.

Anemia defisiensi besi lebih sering terjadi pada wanita jika dibandingkan dengan pria. Ini karena wanita kehilangan sejumlah darah yang lebih banyak akibat menstruasi setiap bulannya. Saat mengalami anemia, ada beberapa hal yang akan terjadi pada seseorang, yakni:

Perubahan bentuk pada kuku yang tidak normal

Coba perhatikan bentuk kuku Anda. Kuku yang berubah menjadi seperti bengkok atau penyok bisa menjadi salah satu tanda anemia defisiensi besi. Kondisi yang juga disebut koilonychia ini juga bisa menyebabkan kuku menjadi sangat tipis dan lunak, sehingga Anda bahkan bisa melipatnya.

Lidah bengkak

Glositis atrofi menjadi salah satu tanda anemia defisiensi besi. Ini merupakan kondisi di mana bintil-bintil pada lidah hilang sehingga mengubah tekstur permukaan lidah menjadi halus dan licin. Kondisi ini juga menyebabkan lidah bengkak dan terasa sangat perih.

Saat mengalami glositis atrofi, Anda mungkin akan kesulitan untuk makan, mengunyah, dan berbicara. Oleh karena itu, segera lakukan tes darah jika Anda melihat perubahan tiba-tiba dalam ukuran dan tekstur lidah untuk mengetahui tingkat zat besi dalam darah Anda.

Ujung bibir retak

Biasanya, bibir menjadi pecah-pecah saat tengah cuaca dingin atau cuaca yang ekstrem. Namun, anemia defisiensi besi juga bisa menyebabkan masalah pada bibir seseorang, yakni sudut bibir yang retak atau bisa disebut angular cheilitis.

Kondisi sudut bibir yang retak bisa terasa sangat menyakitkan, bahkan membuat seseorang kesulitan berbicara, tertawa, atau bahkan makan dengan benar. Selain anemia defisiensi besi, angular cheilitis juga bisa menjadi gejala dari beberapa penyakit. Alih-alih langsung mengonsumsi suplemen zat besi untuk mengatasinya, akan lebih baik untuk memeriksakan diri terlebih dulu ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dari kondisi ini.

Keinginan untuk mengunyah es terus-menerus

Kondisi di mana Anda ingin mengunyah es terus-menerus disebut pagophagia. Kondisi ini terjadi ketika seseorang makan es, air es atau bahkan salju tanpa terkontrol. Masih belum diketahui secara tepat apa yang menyebabkan seseorang mengalami kondisi ini, akan tetapi, kondisi ini juga sering terjadi pada seseorang yang mengalami anemia defisiensi besi.

Kaki kesemutan

Apakah belakangan ini kaki Anda sering kesemutan? Kesemutan di kaki biasanya terjadi ketika kita duduk dalam posisi yang tidak nyaman dalam waktu yang lama. Akan tetapi, jika kesemutan sering muncul, ini bisa menjadi salah satu pertanda anemia defisiensi besi. Biasanya kesemutan akibat anemia berlangsung lama dan baru akan sembuh ketika tubuh sudah mendapatkan cukup zat besi yang dibutuhkannya.

(Foto: insider.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok