0 Poin
dokter

Kecemasan dan Depresi Bikin Orang Menunda Mendapatkan Perawatan Medis

Ketika pandemi COVID-19 pertama kali diumumkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) awal tahun ini, perlahan-lahan masyarakat di seluruh dunia menyesuaikan kehidupan mereka di tengah pandemi virus corona ini. 

Penelitian baru yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, menemukan bahwa 3 kali lipat jumlah orang yang sekarang melaporkan gejala depresi, mulai dari yang ringan hingga yang parah, dibandingkan sebelum pandemi.

Sementara para peneliti di University of Toronto, di Kanada, menemukan bahwa orang yang merasakan gejala kecemasan dan depresi juga cenderung menunda perawatan medis.

Faktanya, mereka dua kali lebih mungkin menghindari perawatan medis daripada mereka yang tidak mengalami kecemasan atau depresi.

Mereka mengumpulkan data dari survei mingguan yang dikirim oleh Biro Sensus A.S., yang menanyakan peserta tentang dampak sosial dan ekonomi yang disebabkan oleh COVID-19.

"Pasien dengan kondisi medis kronis atau gejala baru yang mereka khawatirkan perlu terus mencari nasihat medis," kata rekan penulis Jason M. Nagata, MD.

"Saat pandemi berlanjut, publik tetap memiliki informasi yang akurat dan terkini tentang risiko dan manfaat mencari perawatan medis." ujar Dr. Nagata yang juga asisten profesor di University of California, Departemen Pediatri San Francisco.

Menurut laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, “Orang yang mengalami tanda atau gejala penyakit serius, seperti nyeri dada yang parah, kehilangan fungsi motorik secara tiba-tiba atau sebagian, perubahan kondisi mental, tanda-tanda hiperglikemia ekstrem, atau masalah yang mengancam jiwa lainnya, harus segera mencari perawatan darurat, terlepas dari pandemi. "

Dengan kata lain, jika Anda memiliki alasan untuk sesegera mungkin memerlukan perawatan medis, segera cari bantuan agar masalah Anda bisa segera ditangani.

Perawatan rutin juga penting, untuk mengurangi jumlah masalah mendesak yang mungkin terdeteksi lebih awal. CDC menyarankan penggunaan telemedicine atau email untuk menghindari perjalanan untuk perawatan rutin.

Jika Anda merasa mengalami masalah kesehatan, Anda bisa konsultasi langsung dengan dokter profesional yang ada di YesDok. Melalui YesDok, Anda bisa konsultasi dengan dokter di mana saja dan kapan saja.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok