0 Poin
Anak belajar online

Kasus Mata Bias Meningkat Selama Belajar Daring

Meningkatnya penggunaan perangkat digital untuk pendidikan online atau daring di kalangan siswa selama pandemi menyebabkan persoalan lain terkait kesehatan mata. Sebuah studi mengatakan prevalensi kesalahan bias di kalangan siswa sekolah dan perguruan tinggi meningkat.

Dari 247 siswa yang diperiksa di OPD (bagian pasien luar ruang) rumah sakit, 79 siswa terdeteksi kelainan refraksi, yaitu 32 persen dibandingkan dengan tren normal 10-15 persen, menurut dokter di rumah sakit yang berbasis di New Panvel, India.

Kesalahan bias menyebabkan penglihatan menjadi kabur dan kabur pada mata individu dan gejala umum termasuk sakit kepala dan selanjutnya dapat menyebabkan ketegangan mata digital (DES).

Sesuai studi lain yang baru-baru ini diterbitkan di Indian Journal of Ophthalmology, dari 217 siswa yang berpartisipasi dalam survei, 109 siswa ditemukan menderita DES yang 26 persennya ringan 13 persen sedang dan 11 persen kelas parah dengan gejala yang paling umum adalah gatal-gatal dan sakit kepala.

Rata-rata waktu yang dihabiskan menggunakan perangkat elektronik meningkat menjadi 5 jam sehari untuk 36 persen siswa karena pengajaran online atau e-learning yang diperkenalkan selama pandemi setelah sekolah ditutup.

“Risiko DES terlihat meningkat secara signifikan bagi siswa yang menghabiskan 4-5 jam per hari di perangkat digital,” kata dokter spesialis mata anak, Ankita.

Jika terdeteksi dini, terapi penglihatan dapat membantu mencegah perkembangan gejala ketegangan mata digital. Orang tua perlu memantau perkembangan mata sang buah hati terutama selama masa belajar daring.

"Terapi penglihatan mencakup serangkaian latihan di kantor dan di rumah yang diberikan selama beberapa minggu hingga bulan dengan bantuan kacamata khusus. Program penglihatan berbantuan komputer yang meningkatkan fokus, koordinasi, dan pelacakan mata juga tak kalah penting untung mengatasi hal tersebut," Ankita menambahkan.

(Foto: greatandhra.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok