0 Poin
Penyebab Otot Rahang Kaku

Ini Penyebab Otot Rahang Kaku, Ada Apa Saja?

Saat mengalami otot rahang kaku, ini bisa membuat seseorang kesulitan untuk makan atau bahkan sekadar berbicara. Saat mengalami kondisi ini, bahkan membuka mulut saja bisa menyebabkan Anda merasakan kaku dan nyeri. Lalu, apa penyebab otot rahang kaku?

Berikut ini merupakan beberapa hal yang berpotensi menjadi penyebab otot rahang kaku, yakni:

Sering menggertakkan gigi

Beberapa orang mungkin memiliki kebiasaan menggertakkan gigi. Kebiasaan ini harus segera dihentikan, karena bisa memberikan dampak buruk seperti menyebabkan gigi patah, menimbulkan kerusakan pada lapisan atau permukaan gigi, hingga gangguan pada sendi rahang. Kebiasaan menggertakkan gigi yang juga disebut bruxism ini, juga bisa menjadi penyebab otot rahang kaku.

Biasanya, seseorang yang sedang stres atau dalam keadaan cemas berlebih akan melakukan kebiasaan buruk ini. Terapi pengendalian stres, obat relaksasi otot yang bisa diminum sebelum tidur, dan penggunaan pelindung night guard dibutuhkan, agar mencegah gigi dari kerusakan.

Kelainan sendi rahang

Temporomandibular joint (TMJ disorder) atau kelainan sendi rahang, dapat memengaruhi sendi yang menghubungkan antara tengkorak dan rahang bawah, juga otot-otot di sekitarnya. Ciri khas dari kondisi ini adalah, adanya bunyi “klik” tiap kali seseorang membuka dan menutup mulut, sehingga menimbulkan sakit kepala.

Kebiasaan buruk seperti mengunyah makanan hanya di satu sisi mulut, menopang dagu dalam waktu yang lama, hingga benturan yang keras akibat kecelakaan, bisa menjadi penyebab kelainan sendi rahang. Mengalami kelainan sendi rahang juga bisa menyebabkan seseorang menderita otot rahang kaku.

Stres

Ada alasan mengapa banyak dokter atau ahli kesehatan terus menyarankan agar Anda bisa mengelola stres dengan baik. Ini karena, stres bisa menjadi akar dari banyak masalah kesehatan, termasuk menjadi penyebab otot rahang kaku.

Saat stres, tanpa sadar kita sering mengencangkan rahang atau menggertakkan gigi. Jika ini terus dilakukan terlebih dalam waktu yang cukup lama, ini bisa memicu otot rahang kaku. Selain rahang, otot leher dan bau juga bisa terpengaruh.

Tetanus

Tetanus disebabkan oleh infeksi bakteri Clostridium tetani. Bakteri ini bisa menghasilkan racun yang dapat menyebabkan kontraksi otot, sehingga bisa memunculkan rasa nyeri pada bagian leher dan rahang.

Saat infeksi menjadi semakin parah, maka otot rahang akan semakin kaku dan sakit, terutama jika Anda membuka mulut atau menelan makanan.

Osteoartritis

Osteoartritis merupakan salah satu kondisi paling umum yang menyerang sendi, khususnya pada orang-orang usia lanjut, atau yang berumur 65 tahun ke atas. Meski osteoartritis umumnya menyerang area tangan, lutut, dan pinggul, namun masalah kesehatan ini juga bisa menjadi penyebab otot rahang kaku.

(Foto: medicalnewstoday.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok