0 Poin
faktor yang mempengaruhi kesuburan pada wanita

Ini Faktor yang Memengaruhi Kesuburan Wanita

Infertilitas atau masalah kesuburan pada wanita adalah kondisi umum di mana kemampuan untuk hamil dan melahirkan bayi terganggu atau terbatas dalam beberapa hal. Kondisi ini jelas dipengaruhi oleh usia, dan faktor medis lainnya seperti kelainan juga dapat menjadi penyebab.

Berbicara tentang usia, kesuburan wanita biasanya mulai menurun sejak usia 30 tahun ke atas. Namun, selain penuaan yang tidak dapat dikendalikan, ada faktor gaya hidup tertentu yang dapat dipantau untuk memastikan Anda tidak berisiko mengalami kemandulan.

Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi kesuburan pada wanita.

1.Berat badan ideal

Berat badan seorang wanita dapat mempengaruhi peluangnya untuk hamil. Calon ibu perlu memiliki berat badan yang ideal, sesuai dengan usia dan tinggi badan. Menjadi kurus atau kelebihan berat badan keduanya dapat mempengaruhi kesuburan.

Kelebihan berat badan juga terkait dengan kemungkinan keguguran dan komplikasi yang lebih tinggi selama kehamilan dan persalinan. Menjadi kurus telah dikaitkan dengan disfungsi ovarium dan infertilitas. Risiko meningkat pada wanita dengan BMI di bawah 17. Sebuah meta-analisis dari 78 penelitian termasuk 1.025.794 wanita menemukan bahwa wanita dengan berat badan kurang memiliki peningkatan risiko kelahiran prematur.

2. Terlalu banyak atau kurang olahraga

Bagi wanita gemuk, aktivitas fisik memiliki efek perlindungan pada kesuburan bila dibarengi dengan penurunan berat badan. Namun, olahraga berlebihan dapat menyebabkan masalah kesuburan bagi wanita. Kehilangan terlalu banyak lemak tubuh dari olahraga yang berlebihan dapat mempengaruhi ovulasi dan menstruasi. Terlalu banyak aktivitas fisik yang kuat mengurangi produksi hormon progesteron.

3. Merokok atau menggunakan narkoba

Merokok dan mengonsumsi obat-obatan rekreasional diketahui berdampak negatif terhadap peluang wanita untuk hamil. Merokok secara teratur menurunkan fungsi ovarium dan mengurangi cadangan ovarium dengan menghabiskan sel tesebelum waktunya. Obat-obatan rekreasional bahkan dapat menyebabkan lahir mati. Hal yang sama berlaku untuk kesuburan pria, karena merokok dan mengonsumsi obat-obatan dapat menurunkan kualitas sperma.

4. Konsumsi alkohol berlebihan

Wanita yang minum alkohol dalam jumlah besar memiliki peluang lebih tinggi mengalami infertilitas daripada mereka yang minum dalam jumlah yang lebih sedikit. Minum berlebihan dapat menyebabkan gangguan ovulasi. Jika Anda mencoba untuk hamil, hindari minum alkohol sepenuhnya. Pantang saat pembuahan dan selama kehamilan dianjurkan untuk janin yang sehat

5. Kesehatan mental

Stres juga dapat mempengaruhi kesuburan wanita. Penelitian menemukan bahwa wanita yang memiliki pekerjaan dan bekerja lebih dari 32 jam seminggu mengalami waktu lebih lama untuk hamil, dibandingkan dengan wanita yang bekerja kurang dari (16 hingga 32) jam seminggu.

Penelitian lain menemukan bahwa gangguan kecemasan atau depresi mempengaruhi 30% wanita yang menghadiri klinik infertilitas, tetapi juga dapat terjadi sebagian karena diagnosis dan perawatan infertilitas.

(Foto: timesofindia)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok