0 Poin

Hormon-hormon Penyebab Naiknya Berat Badan Wanita

Banyak orang mengeluhkan masalah berat badan, khususnya wanita. Sulit sekali bagi mereka untuk bisa menurunkan 1 kilogram saja dari bobot tubuh mereka. Dari mulai diet penurunan berat badan sampai olahraga sudah dilakukan, namun tetap saja sulit bagi mereka untuk bisa menurunkan berat badan.

Mendapatkan berat badan yang ideal mungkin menjadi hal yang sulit, ini karena ada banyak hal yang bisa berpengaruh terhadap berat badan seseorang. Salah satu yang bisa menyebabkan itu semua adalah terjadinya ketidakseimbangan hormon dalam tubuh seseorang.

Ketidakseimbangan hormon bisa menyebabkan beberapa gejala seperti, perasaan lapar setiap saat, lemak perut yang mengeras, metabolisme tubuh melambat, gangguan pencernaan, dan menurunnya tingkat energi. Stres menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon pada wanita. Sementara faktor lainnya termasuk usia, genetik, dan gaya hidup yang tidak sehat.

Untuk mengetahui hormon-hormon apa saja yang bertanggung jawab terhadap kenaikan berat badan yang dialami oleh wanita, simak ulasan berikut ini.

Kortisol

Kortisol merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, dan dikenal sebagai steroid. Kortisol biasanya dilepas ketika seseorang mengalami stres, depresi, cemas, gelisah, marah, tegang, atau terluka secara fisik. 

Pengaturan energi dan mobilisasi energi merupakan dua peran utama yang dimainkan oleh kortisol dalam tubuh. Meningkatnya pelepasan hormon kortisol akibat stres dapat meningkatkan penumpukan lemak visceral dan menstimulasi pematangan sel-sel lemak. Inilah yang kemudian membuat berat badan Anda terus bertambah.

Insulin

Pankreas merupakan kelenjar kecil yang dapat menghasilkan hormon yang disebut insulin. Insulin bekerja untuk mengatur glukosa dalam tubuh. Ketidakseimbangan insulin dapat menyebabkan obesitas pada wanita. Jika Anda sering mengonsumsi makanan manis, ini akan membuat insulin bekerja lebih keras untuk membersihkan gula dari darah. Kelebihan gula kemudian disimpan sebagai lemak oleh insulin, dan ini yang menjadi alasan mengapa terjadi kenaikan berat badan dan bahkan obesitas pada wanita.

Tiroid

Tiroid merupakan kelenjar kecil yang terletak di pangkal leher. Kelenjar tiroid menghasilkan tiga hormon utama, yakni triiodothyronine T3, tiroksin T4 dan kalsitonin. Hormon-hormon ini memainkan peran penting dalam mengatur metabolisme, tidur, denyut jantung, pertumbuhan dan perkembangan otak.

Ketika kelenjar tiroid terlalu sedikit memproduksi hormon tiroid, ini akan menyebabkan kondisi hipotiroidisme. Hipotiroidisme menjadi alasan utama di balik terjadinya kenaikan berat badan, depresi, sembelit, kelelahan, kolesterol darah tinggi, dan detak jantung lambat.

Leptin

Dalam kondisi normal, hormon leptin bertugas memberi sinyal ke otak bahwa Anda telah kenyang dan harus berhenti makan. Namun, konsumsi berlebihan dari makanan bergula dan makanan olahan akan menyebabkan kelebihan pasokan fruktosa dalam tubuh yang kemudian diubah menjadi lemak dan disimpan di organ hati, perut, dan daerah tubuh lainnya. Kondisi inilah yang selanjutnya menjadi penyebab di balik naiknya angka pada timbangan berat badan Anda.

(Foto: bostonmagazine.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di