0 Poin
makanan bersantan

Efek Samping Makan Santan Terlalu Banyak

Idul fitri telah tiba. Selain momen berkumpul yang dirindukan, menu makanan yang dihidangkan saat lebaran juga sangat ditunggu-tunggu. Biasanya menu makanan saat lebaran adalah ketupat sayur, rendang dan opor ayam. Dimana kebanyakan menu makanan tersebut terbuat dari santan kelapa.

Banyak yang tidak menyadari bahwa mengonsumsi makanan bersantan yang berlebihan memiliki efek samping bagi kesehatan. Hal ini disebabkan oleh kandungan kalori dan lemak yang tinggi. Apalagi santan juga dikenal sebagai karbohidrat yang difermentasi. Sehingga dapat memicu masalah pencernaan, seperti diare atau sembelit.

Untuk itu, bagi Anda yang senang mengonsumsi makanan bersantan wajib mengetahui bagaimana dampaknya jika mengonsumsi makanan bersantan terlalu banyak. Adapaun efek sampingnya sebagai berikut:

Berat badan Naik

Bagi Anda yang sedang menjalani program diet sebaiknya menghindari makanan bersantan jika tak ingin diet Anda rusak seketika. Santan mengandung lemak dan kalori yang tinggi, mengonsumsi makanan bersantan dengan porsi yang banyak bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Apalagi santan juga mengandung gula, 1 ons santan tanpa pemanis mengandung 2,1 gram gula dan bisa menjadi lebih tinggi jika menggunakan pemanis bisa mencapai 10,4 gram.

Kolestrol

Waspada kolestrol meningkat setelah mengonsumsi makana bersantan terlalu banyak. Santan kelapa mengandung lemak jenuh yang berlimpah, lemak ini dipercaya dapat menyebabkan meningkatnya kadar kolestrol dalam tubuh. untuk diketahui, satu cangkir santan mengandung 40 gram lemak.

Sembelit

Konsumsilah makanan bersantan secukupnya atau jika tidak Anda akan mengalami masalah pencernaan seperti sembelit. Santan tidak mengandung serat yang cukup sehingga menghambat tubuh untuk mengeluarkan sisa-sisa hasil metabolisme.  

Alergi

Mungkin Anda tidak sadar jika santan dapat memicu alergi bagi yang tidak bisa mengonsumsi kacang-kacangan. Untuk itu, bagi yang memiliki riwayat alergi kacang-kacangan tidak dianjurkan mengonsumsi santan, bahkan beberapa kasus alergi tersebut muncul sangat parah setelah mengonsumsi makanan bersantan.

Jantung

Kandungan lemak jahat pada santan bila dikonsumsi terus menerus dan menumpuk dalam tubuh bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Ditambah, biasanya santan diolah dengan suhu yang tinggi dan berulang.

(Foto: NDTV Food)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok