0 Poin
diet

Diet Tidak Kunjung Berhasil? Pahami dulu Cara Kerja Metabolisme Tubuh

Sebuah studi baru menunjukkan bagaimana metabolisme tubuh melambat sebagai cara untuk menyeimbangkan jumlah kalori yang lebih rendah yang dikonsumsi.

Analisis data dari 65 wanita berusia 21 hingga 41 tahun, mengungkapkan bahwa tubuh mereka dapat beradaptasi untuk membakar, rata-rata, 50 kalori lebih sedikit per hari. 

Beberapa wanita, yang awalnya kelebihan berat badan atau obesitas, beradaptasi dengan penurunan berat badan untuk menggunakan ratusan kalori lebih sedikit per hari, menurut laporan yang diterbitkan di Obesity.

“Adaptasi metabolik” ini merupakan respons terhadap penurunan berat badan dengan menurunkan tingkat metabolisme istirahat, yaitu jumlah kalori yang dibutuhkan seseorang untuk menjaga agar sistem-sistem penting berfungsi, seperti jantung dan paru-paru.

“Adaptasi metabolik selama penurunan berat badan dapat mempersulit orang untuk mencapai tujuan mereka,” kata penulis pertama studi tersebut, Catia Martins, seorang profesor ilmu gizi di University of Alabama di Birmingham. 

“Dalam penelitian ini kami menemukan orang dengan lebih banyak adaptasi metabolik membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai tujuan penurunan berat badan mereka.”

Martins dan rekan-rekannya menemukan bahwa diet membutuhkan waktu satu hari lebih lama untuk setiap penurunan 10 kalori dalam tingkat metabolisme istirahat.

“Kami memiliki beberapa wanita yang tingkat metabolisme istirahatnya turun hampir 700 kalori, yang berarti mereka membutuhkan 70 hari lagi, atau sekitar dua bulan lebih lama, untuk mencapai tujuan penurunan berat badan mereka dibandingkan dengan seseorang yang tidak memiliki adaptasi metabolisme sama sekali,” ujar Martins.

Ketika para peneliti memperhitungkan faktor-faktor seperti kepatuhan diet, mereka menemukan bahwa semakin besar perubahan tingkat metabolisme istirahat, semakin lama waktu yang dibutuhkan wanita untuk mencapai tujuan penurunan berat badan mereka.

“Seseorang yang mengalami banyak adaptasi metabolik akan mengalami penurunan berat badan yang stabil dan akan berjuang untuk menurunkan berat badan pada akhirnya,” kata Martins.

Studi ini tidak melihat apakah perubahan tingkat metabolisme istirahat dapat dihindari. Martins mengatakan dia menduga bahwa menambahkan olahraga, serta angkat beban, mungkin membantu. Strategi lain yang direkomendasikan adalah istirahat sejenak dari diet.

"Begitu orang tersebut benar-benar stabil untuk sementara waktu - dua minggu mungkin sudah cukup - maka efeknya akan hilang dan mereka kemudian dapat memulai kembali dietnya," katanya.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok