Diet Mediterania bisa Cegah Penyakit Demensia

Menurut sebuah penelitian baru, seseorang yang mengikuti diet Mediterania dapat menunda demensia dan juga penyakit Alzheimer. Studi tersebut menunjukkan seseorang yang makan banyak sayuran, ikan, dan minyak zaitun sangat baik bagi kesehatan karena bahan tersebut memiliki 15 persen lebih sedikit protein beta-amyloid, dimana protein tersebut adalah akumulasi protein yang dapat membangun plak berbahaya di otak mereka yang merupakan tanda Alzheimer. 

Penyakit Alzheimer sendiri telah menyerang sekitar 5,5 juta orang di Amerika dan 850.000 orang di Inggris. Para peneliti menambahkan hanya tiga tahun setelah mengikuti diet Mediteraniaada manfaat lainnya yang timbul seperti dapat mempertahankan aktivitas otak, yang menunda datangnya penyakit Alzheimer selama tiga setengah tahun.

Diet Mediterania sendiri menekankan penggunanya untuk konsumsi buah, sayur, protein tanpa lemak seperti ayam dan ikan, minyak zaitun, dan gandum utuh. Salah satu ahli dari Universitas Edith Cowen, Australia, Profesor Ralph Martins yang tidak terlibat dalam penelitian ini, percaya gaya hidup memiliki peran besar dalam menangkal penyakit Alzheimer, karena selama ini terapi dengan dengan obat-obatan sering tidak berhasil.

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan sifat anti-radang dari makanan pokok yang terdapat pada diet Mediterania, seperti ikan berminyak dan sayuran, bahan makanan tersebut dapat mencegah demensia dengan menghentikan kerusakan pembuluh darah di otak. Berbicara tentang studi ini, Profesor Martins berpendapat diet Mediterania kemungkinan menunda datangnya penyakit demensia dan Alzheimer lebih dari tiga setengah tahun berdasarkan penelitiannya pada 1.100 orang selama 12 tahun. “Kami jelas melihat bahwa mereka yang sangat berpegang teguh pada diet Mediterania secara signifikan memiliki lebih sedikit beta-amyloid di otak mereka,” ucap Prof Martins seperti dilansir laman Dailymail.

Sementara itu Penelitian terbaru yang dipresentasikan di European Society of Cardiology di Roma menyatakan bahwa diet ini bahkan bisa melampaui nilai obat penurun kolesterol tertentu dalam mengurangi penyakit jantung.  "Mereka yang mengikuti diet Mediterania cenderung tidak memiliki resiko kematian lebih awal daripada mereka yang mengkonsumsi makanan Barat yang diketahui berdasar pada makanan olahan, seperti steak dan gula serta minuman ringan bergengsi sebagai minuman pilihan,” kata peneliti studi, Profesor Giovanni de Gaetano seperti dilansir laman MedicMagic.net.

Ada beberapa tips yang akan membantu Anda mendapatkan makanan sehat dan membuat menu harian Anda dengan mengikuti diet Mediterania, pertama adalah Mengonsumsi gandum utuh. “Cobalah roti gandum utuh, sereal, beras merah dan pasta gandum utuh. Seperti yang dilakukan para Masyarakat Mediterania, mereka juga biasanya mengonsumsi biji-bijian,” ujar Prof Giovanni.

Foto : everydayhealth.com

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL
 

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK

  Corporate Info :
info@yesdok.com
 
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di