0 Poin
tahi lalat anak

Deteksi Tahi Lalat Berbahaya Pada Anak dengan Metode Ini

Tahi lalat merupakan salah satu tanda lahir yang dapat dimiliki oleh siapapun. Pada umumnya, tahi lalat yang timbul tidak berbahaya. Bahkan tahi lalat yang timbul pada anak-anak akan menghilang dengan sendirinya saat beranjak dewasa. Bisa juga semakin membesar seiring bertambahnya usia. Meski begitu, ada pula tahi lalat yang berbahaya pada anak-anak yang harus diwaspadai.

Anda dapat mengetahui ciri-ciri tahi lalat yang mengarah pada penyakit kulit atau kanker kulit sejak dini. Untuk mendeteksi tahi lalat pada anak apakah berbahaya atau tidak, Anda dapat memerhatikan tanda-tandanya dengan metode ABCDE berikut ini seperti dikutip dari perdoski:

A = Asymmetry (Asimetri)

Normalnya bentuk tahi lalat adalah simetris atau sisi satu dengan lainnya sama. Bila bentuk tahi lalat pada anak Anda tidak beraturan atau satu sisinya lebih besar, itu karena pertumbuhan sel pada sisi tersebut lebih cepat. Seperti sel kanker yang cenderung bertumbuh lebih cepat dari sel pada umumnya.

B = Border (Pinggiran)

Tanda tahi lalat yang tidak normal adalah memiliki tepian yang tidak teratur, bergerigi, atau ada lekukan. Sementara normalnya, pinggiran tahi lalat memiliki batasan yang jelas dari bentuk atau warnanya sehingga lebih mudah dibedakan dari warna kulit bagian lain.

C = Color (Warna)

Tahi lalat dapat berubah warna menjadi lebih terang atau sebaliknya. Tahi lalat bisa juga memiliki lebih dari satu warna yang tidak merata. Pada kanker kulit, campuran warna tersebut terlihat sangat kontras misalnya hitam dan merah atau putih. Sedangkan pada tahi lalat yang normal hanya memiliki satu warna yang merata.

D = Diameter (Ukuran Garis Tengah)

Pada umumnya tahi lalat anak-anak hanya berukuran sekitar 1-5 mm. Tahi lalat tidak berbahaya jika tidak ada perubahan ukuran sepanjang waktu. Namun, waspadai kalau ukuran tersebut bertambah besar. Bahkan berukuran lebih dari 6 mm dalam waktu yang singkat.

E = Evolving (Mengalami Perubahan)

Seperti yang disebutkan sebelumnya, tahi lalat yang tidak berbahaya tidak akan mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Tapi jika tahi lalat berubah warna, bentuk, ukuran, ketebalan hingga jumlahnya yang bertambah banyak, bisa jadi itu tanda dari melanoma.

(Foto: healtline)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok