0 Poin
Tekanan Darah Tinggi Pada Anak

Cegah Tekanan Darah Tinggi Pada Anak, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Tekanan darah tinggi dianggap sebagai penyakit orang tua saja. Nyatanya, tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat dialami oleh siapapun tidak terkecuali anak-anak. Inilah kenapa para orang tua harus waspada terhadap penyakit ini agar tidak memberikan dampak buruk pada kesehatan si kecil di masa depan.

Sebab, perlu diketahui bahwa tekanan darah tinggi yang dialami oleh anak-anak bisa mengakibatkan efek kesehatan dalam jangka panjang. Misalnya menimbulkan penyakit jantung, ginjal dan penyakit stroke. Berikut ini tekanan darah yang normal pada anak sesuai dengan usianya:

Cara mendeteksi tekanan darah tinggi pada orang tua dan anak-anak berbeda. Tekanan darah pada anak bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya usia, jenis kelamin hingga ukuran atau massa otot. Berikut ini penyebab umum hipertensi pada anak yang wajib diketahui oleh orang tua:

  • Obesitas atau kelebihan berat badan.
  • Memiliki riwayat penyakit sejak kecil.
  • Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit hipertensi.
  • Terlalu banyak mengonsumsi garam.
  • Si kecil kurang aktif bergerak.

Dilansir dari IDAI, secara umum, kejadian hipertensi pada anak berkisar 1-2%. Anak dengan hipertensi mempunyai risiko hampir 4 kali lebih besar untuk menderita hipertensi pada masa dewasa dibandingkan anak normal. Disarankan oleh para ahli, idealnya setiap anak yang berusia 3 tahun atau lebih menjalani pemeriksaan tekanan darah, setidaknya setahun sekali, seperti halnya pengukuran berat dan tinggi badan yang perlu dilakukan pada setiap anak secara reguler.

Pada bayi baru lahir, hipertensi dapat memberikan gejala sesak napas, berkeringat, gelisah, pucat/sianosis, muntah, dan kejang. Pada anak yang lebih besar, gejala dan tanda berikut ini perlu dipikirkan kemungkinan hipertensi: rasa lelah, kejang, penurunan kesadaran, sakit kepala, mendadak penglihatan kabur, mual, perdarahan hidung (mimisan), nyeri dada, kenaikan berat badan yang tidak adekuat, perawakan pendek, dan kelumpuhan otot.

Jika si kecil mengalami hipertensi, Anda dapat menangani dengan cara memperbanyak asupan buah-buahan dan sayuran. Pantau berat badan si kecil agar tidak berlebihan berat badan dan menjaga berat badan tetap stabil. Pastikan juga konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Berikut penjelasan yang perlu diketahui oleh orang tua mengenai pencegahan Tekanan Darah Tinggi Pada Anak. YesDok menyediakan dokter profesional yang memungkinkan Anda berkonsultasi dari mana saja dan kapan saja. Konsultasi keluhan mengenai masalah kesehatan Anda dengan dokter spesialis di aplikasi YesDok.

(Foto: second count)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok