0 Poin
Cara Mengatasi Anak yang Suka Pilih-Pilih Makanan

Cara Mengatasi Anak yang Suka Pilih-Pilih Makanan

Setiap orang tua ingin anaknya nafsu makanan dna mudah makan apa saja tanpa pilih-pilih makanan. Namun, salah satu tantangan dalam memberikan si kecil makanan adalah kebiasaan makan anak yang suka pilih-pilih makanan. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Kebiasaan anak yang suka pilih-pilih makanan ini cenderung terjadi pada usia 1-3 tahun. Kebiasaan pilih-pilih makanan ini berdasarkan penjelasan IDAI, termasuk dalam istilah food preference. Istilah ini pun bukan hanya menggambarkan bagaimana anak-anak suka pilih-pilih makanan tetapi juga pada anak yang suka menolak makanan tertentu. Dalam masalah food preference ini kaitannya sangat luas mulai dari picky eater hingga selective eater. 

Food preference ini sangat normal terjadi pada anak-anak di masa perkembangan anak. Salah satu food preference yang terjadi pada anak-anak adalah neofobia atau penolakan terhadap makanan. Neofobia ini memiliki dampak yang baik bagi anak yakni menjadi pertahanan anak untuk membantu menghindari makanan beracun tanpa pengawasan orang tua. Namun, jika penolakan terhadap makanan ini berlangsung terus menerus dapat menimbulkan masalah makanan berupa food preference. Berikut ini cara mengatasi si kecil yang cenderung pilih-pilih makanan:

Mencontohkan makan yang baik pada anak

Apa yang anak lihat akan mereka lakukan. Begitu juga jika melihat si kecil melihat kebiasaan makan pada orang tuanya sendiri. Kebiasaan makan orang tua sangat memengaruhi kebiasaan makan anak. Misalnya orang tua yang tidak suka makan sayuran bisa membuat si kecil juga enggan makan sayuran.

Menyajikan makanan dalam porsi kecil

Jangan memaksa si kecil mengonsumsi makanan dalam jumlah yang banyak, apalagi saat memberikan makanan yang baru pada si kecil. Berikanlah si kecil makanan dalam porsi yang kecil saja namun diberikan secara sering. Pastikan juga setiap hari selalu menyajikan makanan yang seimbang.

Sediakan makanan yang mudah dijangkau si kecil

Anda tidak pernah tahu kapan si kecil mau makan. Terkadang rasa lapar mendorong si kecil untuk mencari makanan sendiri. Untuk itu, pastikan Anda menyajikan makanan di meja yang mudah dijangkau oleh anak-anak. 

Terus mencoba memberikan makanan baru

Si kecil cenderung menolak saat diberikan makanan baru adalah hal yang normal. Jika Anda memberikan makanan baru maka jangan menyerah saat si kecil langsung menolaknya serta tetap bersabar dan jangan panik. Bahkan para ahli mengatakan bahwa berikan dan selalu perkenalkan makanan baru pada si kecil sebanyak 10-15 kali. 

Ciptakan suasana makan yang menyenangkan

Buatlah suasana makan yang menyenangkan. Ketika Anda makan dengan menyenangkan maka si kecil juga akan tertarik untuk mencobanya. Jauhkan barang elektronik seperti TV atau gadget saat si kecil makan.

(Foto: active sg circle)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok