0 Poin
vaksin covid

Bolehkah Tetap Divaksin Saat Terpapar COVID-19?

Bolehkah seseorang tetap divaksinasi setelah terpapar virus corona dan dinyatakan positif COVID-19? Jawaban singkat untuk pertanyaan itu adalah tidak. Berikut penjelasannya menurut ahli.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah menjelaskan bahwa seseorang tidak boleh mendapatkan vaksin setelah dites positif dan menunjukkan gejala COVID-19. 

Para ahli mengatakan bahwa mendapatkan vaksinasi saat menghadapi infeksi aktif kemungkinan tidak akan meningkatkan respons kekebalan seseorang terhadap SARS-CoV-2.

Terlepas dari peringatan tersebut, para ilmuwan mengakui bahwa mereka masih tidak tahu efek pasti dari menerima vaksin atau suntikan booster saat menderita infeksi yang sedang berlangsung. 

Selain itu belum ada bukti yang menunjukkan bahwa kemanjuran vaksin berubah ketika diberikan pada individu yang positif COVID, menurut Verywell Health.

Namun, CDC menjelaskan bahwa alasan utama seseorang yang menghadapi infeksi sangat tidak disarankan untuk mendapatkan vaksin berkaitan dengan keselamatan orang lain. 

Mengantri untuk mendapatkan vaksin sambil berjuang melawan COVID-19 membuat orang lain, terutama petugas kesehatan, berisiko tertular virus.

Maka dari itu disarankan untuk orang yang terpapar COVID-19 untuk melakukan isolasi mandiri jika tidak mengalami gejala berat. Sementara untuk yang mengalami gejala berat bisa mendapatkan perawatan dari Rumah Sakit.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok