Bahaya Konsumsi Camilan Gorengan

Makanan atau segala bentuk Camilan gorengan menjadi jenis camilan yang mungkin banyak dipilih sebagai teman beraktifitas atau dalam suasana santai, salah satunya kentang goreng. Namun, siapa sangka, makanan yang digoreng terutama kentang goreng ternyata mengandung dampak negatif bagi kesehatan tubuh dan bisa saja memperpendek hidup seseorang.

Sebuah penelitian pertama kalinya menghubungkan konsumsi kentang goreng dengan risiko kematian. Studi ini menemukan orang yang makan kentang goreng lebih dari dua kali seminggu lebih mungkin meninggal dini dibandingkan mereka yang makan kentang goreng kurang dari porsi tersebut. Penulis Studi dari Institut Penelitian Klinis dan Pendidikan Kedokteran di Padova, Italia, Nicola Veronese mengatakan penelitian tersebut terfokus pada hubungan kentang goreng dengan risiko kematian.

“Beberapa studi sebelumnya menemukan kemungkinan adanya hubungan antara penyakit jantung dan kondisi medis lainnya dengan kentang goreng,” ucap Nicola seperti dilansir laman WebMD.  

"Kami pikir mekanisme itu bisa mengarah ke beberapa risiko kematian, Pertama, saya mengatakan, orang makan lebih banyak kentang goreng memiliki insiden yang lebih tinggi dari kondisi medis yang bisa meningkatkan risiko kematian. Kentang yang digoreng dalam minyak yang tidak sehat dan kaya lemak trans sangat tidak baik. Jumlah garam yang digunakan juga tinggi sehingga meningkatkan risiko kematian lebih lanjut,” tambah Nicola.  

Seperti diketahui makanan yang digoreng mengandung asam lemak trans. Tak terkecuali pada kentang goreng, beberapa penyakit seperti Kanker, jantung, dan diabetes menjadi ancaman serius bagi Anda yang terlalu sering makan kentang goreng dengan minyak yang kaya lemak trans. Kentang goreng juga dinilai memiliki kadar akrilamida tinggi, yang mana zat tersebut menjadi pemicu terbentuknya kanker.  

Asisten profesor di Dalhousie University, Kanada, Leah Cahill, PhD menyebutkan Makanan goreng yang disajikan di restoran cepat saji banyak dimasak dalam minyak terhidrogenasi dan seringkali mengandung lemak trans yang tinggi. 

Banyak restoran menggunakan minyak ini karena memberikan rasa yang memuaskan pada makanan, tapi tentu makanan tersebut sebenarnya sangat tidak baik untuk Anda. Lemak trans juga meningkatkan kolesterol, menurunkan kadar kolesterol baik (HDL), dan meningkatkan resiko seseorang untuk memiliki penyakit jantung.  

“Minyak terhidrogenasi tidak sehat terutama ketika minyak itu digunakan kembali, seperti apa yang sering restoran lakukan. Kondisi tersebut dapat membuat perubahan komposisi dan menyebabkan lebih banyak minyak yang diserap ke dalam sebuah makanan. Perubahan ini mengingkatkan seseorang untuk terkena kolesterol tinggi dan dan darah tinggi,” ujar Cahill.

Ia juga menjelaskan bahwa Food and Drug Administration (FDA) Amerika telah membuat larangan dalam menggunakan minyak kaya lemak trans dan secara teoritis lebih aman, namun yang perlu dikhawatirkan adalah restoran masih akan dapat menggunakan minyak yang tidak sehat. “Ini akan menjadi penting untuk memantau dampak kesehatan jangka panjang dari minyak baru yang digunakan, makan makanan yang digoreng lalu digoreng lagi bukanlah pilihan yang sehat.

Gorengan menambahkan banyak kalori untuk makanan dan tidak menawarkan nutrisi yang sehat,” imbuh Cahill.  Ia menyarankan jika Anda akan makan makanan yang digoreng, lebih baik membuat makanan tersebut sendiri di rumah karena Anda dapat memeriksa jenis dan dari mana minyak yang akan digunakan. “Minyak Zaitun, kedelai, dan minyak canola adalah pilihan yang baik. Minyak-minyak tersebut tinggi asam lemak omega-3 dan akan membuat sehat jantung anda,” ucap Cahill.

(Foto : menshealth.com)

TAG TERKAIT
YesDok
konsultasi
tanyadokter
dokter
Camilan
bahaya camilan
bahaya gorengan
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL
ARTIKEL TERKAIT

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK

  Corporate Info :
info@yesdok.com
 
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di