0 Poin
Merokok

Alasan Mengapa Perokok Beresiko Lebih Tinggi Terkena Virus Corona

Coronavirus (Covid-19) saat ini telah menjadi perhatian utama dunia sejak wabah ini diketahui memiliki sifat menular. Ratusan ribu orang telah terinfeksi, beberapa di antaranya telah meninggal dan banyak juga yang telah pulih.

Para ahli medis mengatakan bahwa ada beberapa kelompok yang rentan terinfeksi virus ini seperti orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, lansia dan orang-orang yang memiliki gangguan kesehatan sebelumnya, kesehatan mereka akan semakin buruk dengan adanya coronavirus. 

Tetapi salah satu pertanyaan yang sering diajukan adalah apakah seorang perokok berisiko lebih tinggi terkena COVID-19 atau tidak?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menuturkan, perokok lebih rentan terhadap terkena COVID-19, karena ketika perokok menyentuh mulut mereka dengan jari-jari yang  telah terkontaminasi, virus akan bersentuhan dengan mulut lalu masuk ke dalam tubuh.

Selain itu, Orang yang merokok sudah pasti memiliki paru-paru atau sistem pernapasan yang kurang baik, karena partikel berbahaya dari tembakau dapat bergerak jauh ke dalam saluran pernapasan lalu mengendap di alveoli paru-paru. 

Endapan racun tersebut dapat meningkatkan risiko kanker di paru-paru termasuk mulut. Sementara COVID-19 merupakan penyakit yang memengaruhi sistem pernapasan seseorang dan dapat menyebabkan masalah pernapasan dari ringan hingga berat seperti sesak napas, batuk, dan radang paru-paru.

Para ahli medis menjelaska ketika coronavirus telah memasuki saluran pernapasan, pertama-tama akan terjadi peradangan di saluran udara lalu diikuti oleh iritasi pada lapisan saluran udara sehingga menghasilkan batuk dan sesak napas yang merupakan gejala ringan COVID-19. 

Perlu diketahui, Dalam kasus Ini, sebagian besar paru-paru akan terpengaruh. Sekalipun sistem kekebalan tubub coba melawan infeksi, mereka tidak dapat berbuat apa-apa karena virus-virus itu baru bagi tubuh manusia.

Untuk itu, Bagi mereka yang saat ini merupakan seorang perokok, kesempatan saat ini adalah waktu terbaik untuk berhenti merokok sepenuhnya dan memulai hidup yang lebih sehat.

(Foto : globalnews)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok