0 Poin
Menyusui

Alasan Kenapa ASI Anda Tidak Cukup Banyak

Pasokan ASI rendah menjadi masalah umum bagi setiap ibu menyusi. Ada berbagai alasan di balik produksi ASI yang rendah. Kesulitan memberi makan bayi Anda dapat menyebabkan stres, yang selanjutnya dapat menjalar ke masalah lain.

Penting untuk memahami alasan ibu menyusi tidak menghasilkan cukup ASI. Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda tidak memproduksi ASI yang cukup dan apa yang perlu dilakukan. 

Jaringan kelenjar tidak mencukupi

Masalah ini sebagian besar terjadi pada ibu yang baru pertama kali menyusui. Pada kondisi ini, saluran susu tidak terbentuk dengan baik sehingga menghambat suplai ASI. Situasinya teratasi selama kehamilan kedua dan ketiga. Untuk merangsang saluran ASI Anda, selalu disarankan untuk membiarkan bayi Anda menyusu pada puting Anda, yang dapat meningkatkan produksi ASI. Ingat, lebih banyak menghisap berarti lebih banyak ASI karena payudara membutuhkan pengisapan yang tepat untuk menghasilkan ASI yang cukup.

Hormon Terganggu

Susu diproduksi ketika hormon memberi sinyal ke payudara Anda. Jadi, jika hormon Anda rusak, itu bisa menghambat suplai ASI Anda. Kondisi seperti diabetes, dan tiroid rendah dapat meningkatkan peluang Anda untuk menghasilkan ASI yang rendah. Jika Anda menderita salah satu dari kondisi di atas, temui ahli laktasi atau dokter terkait segera.

Operasi Payudara

Operasi payudara dapat menyebabkan pembentukan fibroid yang berdampak pada saluran susu. Berapa banyak susu yang diproduksi ibu tergantung pada kerumitan pembedahan. Bahkan tindik puting dapat berdampak negatif pada produksi ASI.

Kontrasepsi Oral

Memilih kontrasepsi oral saat Anda sedang masa menyusui juga dapat memengaruhi produksi ASI. Namun ini ini tidak terjadi pada setiap wanita. Pil ini berdampak pada keseimbangan hormonal yang mana mampu mengubah suplai susu.

Obat selama persalinan

Terkadang, wanita selama persalinan diberi obat yang dapat memengaruhi produksi ASI mereka. Obat-obatan ini diberikan untuk menginduksi persalinan. Tapi sayangnya, obat-obatan ini menghambat suplai ASI untuk waktu yang singkat. Tapi begitu Anda berhenti, suplai ASI Anda mungkin kembali normal.

(Foto : pixabay)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok