0 Poin
Pesta

Adaptasi Kenormalan Baru, Perlukah Pergi ke Pesta?

Kita semua di seluruh dunia dihadapkan pandemi yang mungkin sulit berakhir dalam waktu dekat. Namun ada keinginan untuk berkumpul bersama kerabat terdekat hingga pergi berpesta, lantas bolehkah?

Baru-baru ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan pernyataan terbaru. Dalam anjurannya yang meminta agar seseorang untuk menahan diri keinginan menghadiri pesta atau perayaan. Anjuran WHO tersebut dating bukan tanpa dasar. Hal ini setelah ditemukannya kluster baru Covid-19 di Jenewa setelah diberikan beberapa kelonggaran. Setelah kasus ini terjadi bar atau tempat pesta sejenisnya akhirnya ditutup.

“Generasi muda adalah garda terdepan dalam menjalankan tanggung jawab sosial yang telah kita bersama lakukan selama ini,” kata kepala kedaruratan WHO, Mike Ryan dalam sebuah diskusi online. Sebagai generasi mudah, Ryan meminta generasi muda ini menanyakan dalam hati apakah dirinya benar-benar urgensi menghadiri pesta tersebut.

Dari data pasien selama ini memang generasi muda lebih kecil kemungkinannya untuk menderita penyakit pernafasan yang parah dibandingkan orang tua, tetapi proporsi mereka yang terinfeksi pada usia 15-24 telah meningkat tiga kali lipat dalam waktu sekitar lima bulan. Data yang bersumber dari WHO ini jelas memberitahukan bahwa generasi muda menjadi sasaran utama upaya pencegahan dari bahaya penyebaran Covid-19 ini.

Dalam beberapa kasus klaster Covid-19, Ryan menyebut jika generasi muda ini enggan memberikan informasi yang rinci atau mengungkapkan teman mereka yang menghadiri pesta. Kondisi ini membuat buramnya sumber informasi sehingga data teman yang terindikasi sulit terlacak.

Bahkan salah satu media di Swiss mengungkapkan jika dalam satu pelacakan kluster tersebut muncul banyak masalah. Salah satunya seperti manipulasi data pengunjung, kondisi ini jelas menyulitkan petugas kesehatan terkait menangani kasusnya. Selain mengurangi risiko pada orang lain, ahli epidemiologi WHO, Maria Van Kerkhove mengatakan kaum muda harus lebih waspada agar tidak mementingkan dirinya sendiri dalam bertindak. Kunci keberhasilan menangani Covid-19 ini adalah kesadaran kita bersama.

“Kaum muda perlu berhati-hati dan lebih bijak dalam menyikapi pandemi ini karena Covid-19 memiliki konsekuensi jangka panjang,” Maria menambahkan.

(Foto: cnbc)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok