0 Point
Menahan Kentut

Jangan Menahan Kentut, Ini Bahayanya!

Pernahkah Anda berada di situasi ingin mengeluarkan kentut di saat-saat waktu yang tidak diinginkan? Mungkin setiap orang pernah alami kondisi ini setidaknya sesekali dalam hidupnya namun jika Anda menahannya terlalu lama, apakah hal tersebut bisa membahayakan kesehatan tubuh terutama pencernaan?

Menurut artikel yang dilansir oleh the conversation, mencoba untuk menahan kentut bisa menyebabkan ketidaknyamanan. Penumpukan gas usus dapat memicu distensi abdomen. Distensi abdomen adalah kondisi dimana terjadinya penumpukan zat secara berlebihan sehingga menyebabkan ukuran perut membesar akibat tekanan. Beberapa gas ini diserap kembali ke dalam sirkulasi dan Anda hembuskan melalui napas Anda. 

Apakah menahan kentut terlalu lama berbahaya bagi kesehatan? 

Healthline melansir bahwa saat peningkatan tekanan juga dapat disertai dengan kadar stres yang tinggi, sehingga membuat seseorang semakin tidak nyaman dan sangat kecil kemungkinannya untuk menahan kentut. 

Beberapa kondisi kesehatan berikut ini bisa timbul akibat menahan kentut terlalu lama

  • Gangguan pencernaan
  • Perut terasa kembung
  • Rasa nyeri
  • Ketidaknyamanan

Pergerakan gas dari usus menuju rektum terjadi saat Anda kentut dan kemudian keluar melalui anus Anda. seseorang dapat menahan kentut dalam jangka waktu tertentu ketika otot sfingter anal (otot yang Anda kencangkan saat menahan BAB). Kemudian tekanan akan mulai menumpuk pada sistem pencernaan Anda.

Selain perut kembung dan rasa ketidaknyamanan, Anda mungkin juga dapat merasakan sensasi gelembung saat gas bergerak di sistem pencernaan Anda.

Dokter tidak memiliki nasehat medis tertentu dalam hal menahan kentut, tetapi sebaik mungkin untuk membiarkannya keluar. Anda bisa menahannya dalam jangka waktu tertentu jika Anda berada di situasi yang mustahil untuk mengeluarkan kentut.

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok