0 Point
tekanan darah rendah

Gejala Tekanan Darah Rendah Ternyata juga Bisa Berbahaya

Tekanan darah adalah ukuran kekuatan darah yang bergerak melalui dinding arteri Anda. Ketika kekuatan itu terlalu rendah, organ vital Anda mungkin tidak mendapatkan jumlah aliran darah yang tepat yang mereka butuhkan untuk berfungsi.

Inilah yang perlu Anda ketahui tentang apa yang mungkin menyebabkan tekanan darah rendah dan kapan dianggap darurat.

Hipotensi adalah istilah medis untuk tekanan darah rendah, yang biasanya didefinisikan dengan pembacaan tekanan darah 90/60 mm Hg atau lebih rendah. Sebagai referensi, kisaran tekanan darah normal adalah sekitar 100/60 mm Hg hingga 120/80 mm Hg.

“Tekanan darah rendah tanpa gejala jarang menjadi perhatian,” kata Nicole Weinberg, MD, seorang ahli jantung di Pusat Kesehatan Providence Saint John.

Faktanya, beberapa orang memiliki tekanan darah rendah kronis, tetapi merasa baik-baik saja, dan tidak perlu dirawat.

Namun, jika tekanan darah rendah disertai dengan gejala pusing, sesak napas, hingga pingsan, bisa jadi itu adalah tanda bahwa Anda memerlukan perhatian medis.

Jika Anda sering mengalami gejala tekanan darah rendah, seperti pusing hingga pingsan, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Meskipun tekanan darah rendah, biasanya tidak berakibat fatal, ada situasi medis serius yang dianggap darurat, dan Anda harus pergi ke rumah sakit.

"Kemungkinan kematian akibat tekanan darah rendah adalah rendah kecuali jika terkait dengan proses penyakit lain," kata Weinberg.

Misalnya, infeksi darah, atau sepsis, dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Sepsis terjadi ketika bahan kimia yang dilepaskan oleh tubuh untuk melawan infeksi memicu peradangan yang meluas, mengakibatkan pembekuan darah yang mengurangi aliran darah ke organ vital, seperti jantung, ginjal, dan otak. 

Hal ini dapat berkembang menjadi syok septik dan tekanan darah yang sangat rendah, yang dapat berakibat fatal, dan harus segera diobati.

Tekanan darah rendah juga dapat dikaitkan dengan penyakit Addison - kelainan di mana kelenjar adrenal tidak menghasilkan cukup kortisol, hormon yang membantu tubuh Anda merespons stres. 

Kurangnya produksi kortisol dapat menyebabkan krisis addisonian, yang ditandai dengan tekanan darah rendah dan dapat berakibat fatal tanpa perawatan yang tepat.

Perawatan untuk tekanan darah rendah bervariasi tergantung pada penyebabnya. Dalam kasus yang parah, seseorang mungkin memerlukan terapi intravena (IV) untuk mengalirkan cairan ke dalam pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah. 

Pada situasi kritis, seperti syok septik, dokter dapat menggunakan terapi obat baik secara oral atau melalui infus untuk meningkatkan tekanan darah dengan cepat.

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok