0 Point
Aritmia jantung

Detak Jantung Tidak Teratur? Waspada Aritmia

Aritmia jantung adalah kondisi di mana jantung berdetak tidak teratur. Seseorang yang mengalami aritmia mengalami detak jantung yang terlalu cepat atau terlalu lambat dengan ritme yang tidak teratur.

Detak jantung yang tidak teratur mungkin akan terasa seperti jantung yang berdebar terlalu kencang atau biasa disebut berdebar-debar. Kebanyakan kasus aritmia jantung tidak berbahaya, namun, jika aritmia jantung terjadi terlalu sering dan menjadi sangat tidak teratur, ini bisa menyebabkan jantung menjadi lemah. Aritmia juga bisa menyebabkan gejala dan komplikasi parah yang berpotensi fatal.

Ada beberapa kategori aritmia, antara lain:

  • Bradikardia, yakni detak jantung yang terlalu lambat
  • Takikardia, yakni detak jantung yang terlalu cepat
  • Detak jantung yang tidak teratur, atau disebut juga dengan fibrilasi
  • Detak jantung terlalu dini atau kontraksi prematur

Kebanyakan kasus aritmia jantung memang tidak berbahaya dan tidak menyebabkan komplikasi. Akan tetapi, jika aritmia terlalu sering terjadi, ini juga bisa meningkatkan risiko stroke atau serangan jantung.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan aritmia jantung, yakni:

  • Konsumsi alkohol berlebih
  • Terlalu banyak minum kopi
  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit jantung
  • Hipertiroidisme
  • Stres
  • Kebiasaan merokok
  • Konsumsi obat atau suplemen makanan tertentu

Lalu, bagaimana ciri detak jantung normal?

Detak jantung yang sehat dihitung dengan berapa kali jantung berdetak setiap menit (bpm) selama istirahat. Ini dikenal dengan detak jantung istirahat. Kisaran detak jantung istirahat yang sehat dapat bervariasi antarindividu, namun, American Heart Association (AHA) mengatakan biasanya detak jantung istirahat yang sehat berkisar antara 60–100 bpm.

Semakin bugar seseorang, maka biasanya akan semakin rendah juga detak jantung istirahatnya. Seorang atlet biasanya akan memiliki detak jantung istirahat kurang dari 60 bpm, karena jantung mereka sangat bugar.

Anda bisa mengukur detak jantung dengan menggunakan denyut nadi. Beberapa titik di mana Anda bisa merasakan detak jantung melalui denyut nadi, antara lain:

  • Pergelangan tangan
  • Bagian dalam siku
  • Sisi leher
  • Bagian atas kaki

(Foto: wexnermedical.osu.edu)

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok