0 Point
Pandemic Fatigue

Cara Hadapi Pandemic Fatigue, Kelelahan Mental Akibat Covid-19

Sejak kemunculannya pada Maret 2020, virus corona telah menjadi pandemik di Indonesia lebih dari satu tahun. Berbagai upaya seperti vaksinasi hingga karantina telah dilakukan memutus penyebaran dan penularan Covid-19. Meski begitu tidak dapat ditampik adanya rasa lelah menghadapi pandemik yang belum juga berakhir. Rasa lelah tersebut dikenal dengan istilah Pandemic Fatigue.

Menurut WHO, pandemic fatigue atau kelelahan pandemik adalah kondisi seseorang yang lelah akan ketidakpastian kapan berakhirnya pandemik, sehingga memicu kecenderungan perilaku tidak mematuhi protokol pencegahan penyebaran virus corona. Meski kondisi ini termasuk normal dan bisa terjadi pada siapa saja, mau tidak mau Anda harus tetap menghadapinya dan menjaga protokol kesehatan dengan ketat dimanapun.

Penyebab munculnya pandemic fatigue ini karena saat corona melanda hampir semua orang tidak dapat melakukan aktivitas normal seperti biasanya. Serta mewajibkan semua orang menggunakan masker dan melakukan hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Perubahan yang sangat cepat dan berlangsung dalam jangka panjang dapat menyebabkan kelelahan mental.

Bahkan pada Desember 2020, Wiku Adisasmito sebagai juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden mengatakan terdapat penurunan dalam menerapkan prokes selama November 2020. Penurunan prokes tersebut meliputi kedisiplinan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak.

Angka kepatuhan masyarakat menggunakan masker sebesar 59,32% dan menjaga jarak sebesar 43,4%. Sementara untuk melandaikan kurva kasus Covid-19 dibutuhkan angka kepatuhan sebesar 75% dari populasi penduduk. Wiku juga menyampaikan dari 512 kabupaten atau kota, hanya kurang dari 9 kabupaten atau kota yang patuh menjalankan prokes.

Profesor Zubairi Djoerban melalui akun instagramnya membagikan cara ampuh untuk menghadapi pandemic fatigue sebagai berikut:

  1. Fokus pada cara-cara positif untuk habiskan waktu dan energi.
  2.  Pilih sumber informasi yang valid dan ikuti.
  3.  Jaga pola makan, olahraga dan tidur cukup.
  4. Membantu orang lain buat keputusan untuk divaksinasi.
  5.  Dukung inovasi penemuan obat covid-19 tapi jangan mudah terharu.

(Foto: NBC News)

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok