0 Point
 Alergi Sperma

Bisakah Wanita Alergi Sperma?

Alergi merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi secara tidak normal terhadap zat asing. Reaksi alergi ini bisa disebabkan banyak faktor diantaranya alergi obat, alergi makanan, lateks, serbuk bunga, hewan, hingga serbuk bunga. Lalu, apakah bisa wanita mengalami alergi sperma?

Meski jarang terjadi, namun kasus alergi sperma nyata adanya. Kondisi alergi sperma pada wanita merupakan reaksi imun yang berlebihan terhadap protein dalam cairan sperma pria. Alergi sperma bisa terjadi pada Sebagian pria, namun alergi sperma lebih banyak dialami oleh wanita. 

Ciri-ciri dari alergi sperma adalah bila setelah berhubungan intim Anda merasakan sensasi terbakar, nyeri, kemerahan, gatal hingga terjadi pembengkakan di area vagina atau yang terkena air mani. Gejala alergi sperma pada wanita bisa muncul sekitar 20-30 menit setelah terkena cairan air mani, bahkan alergi pada sperma ini bisa bertahan hingga beberapa jam dan hari tergantung pada tingkat keparahan alergi tersebut.

Alergi sperma yang tidak segera diatasi dapat memperparah kondisi alergi. Pada beberapa kasus alergi sperma yang berat bisa meningkatkan risiko syok anafilaktik atau reaksi alergi berat. Reaksi alergi berat ini ditandai dengan keluhan kesulitan bernapas,  mual, muntah, bengkak di area lidah atau bibir, diare, batuk mengi, hingga kehilangan kesadaran atau pingsan.  Namun sayangnya, seringkali alergi sperma ini salah diagnosis. Sering kali alergi sperma dikira sebagai penyakit vaginitis atau peradangan pada vagina, infeksi jamur hingga penyakit menular seksual seperti herpes.

Orang yang mengalami alergi sperma bukan berarti tidak dapat melakukan hubungan intim. Cara mencegah alergi sperma saat atau setelah berhubungan intim adalah dengan menggunakan kondom. Kondom dapat mencegah reaksi alergi terhadap sperma karena dapat menampung sperma di dalamnya. 

Anda juga dapat berkonsultasi pada dokter mengenai kondisi tersebut, terutama bagi Anda dan pasangan yang tidak mau menggunakan alat kontrasepsi karena ingin memiliki momongan. Wanita dengan kondisi alergi sperma tetap dapat hamil. Alergi sperma juga tidak memengaruhi kesuburan wanita dan kehamilan tetap bisa terjadi.

(Foto: verywell health)

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok