0 Point
bayi sedang dicium

Bahaya, Sering Mencium Bayi Bisa Sebabkan Meningitis

Bayi yang baru lahir memang menggemaskan. Sehingga orang tua atau orang-orang disekitar bayi bawaannya ingin mencium saja. Namun, sebaiknya Anda tidak sering mencium bayi Anda atau mengizinkan orang lain menciumnya. Karena meski terlihat sepele, mencium bayi dapat menimbulkan masalah kesehatan serius.

Salah satunya adalah meningitis atau peradangan selaput otak dan tulang belakang yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit otak ini bisa muncul akibat ciuman dari seseorang. Saat mencium wajah si kecil, bisa saja ada bakteri, kuman dan virus yang berpindah dan menempel di tubuh si kecil melalui air liur, tidak terkecuali mulut, hidung dan mata. Bahkan buruknya lagi bakteri dan virus tersebut bisa menetap lama. Itu mengapa infeksi penyakit bisa menyerang si kecil kapan pun.

Berbeda dengan orang dewasa yang daya tahan tubuhnya sudah sempurna, bayi yang baru lahir memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih lemah. Bayi yang terkena meningitis memiliki gejala seperti lemas dan tidak aktif bergerak. Mengalami demam hingga kejang. Leher bayi akan terasa kaku, muntah-muntah, tidak napsu makan dan menyusu serta cenderung tidur lebih lama dan sulit dibangunkan.

Kenyataannya, meningitis bukan hanya menyerang orang dewasa tetapi juga pada bayi dan anak-anak. Meningitis merupakan penyakit otak yang berbahaya karena bisa mengancam nyawa penderitanya. Penanganan meningitis pada bayi harus cepat dan tepat. Biasanya dengan menyuntikkan antibiotic atau memberikannya melalui infus. Namun dalam kasus meningitis yang sudah parah, bayi akan dirujuk untuk mendapatkan perawatan di PICU.

Bila meningitis terlambat ditangani, makan bayi akan mengalami komplikasi fatal, seperti sepsis dan kerusakan otak permanen. Kerusakan otak ini dapat menyebabkan cacat pada bayi meliputi kehilangan fungsi pendengaran, gangguan tumbuh kembang, hingga kelumpuhan. Untuk itu hindari sesering mungkin menyentuh atau mencium wajahnya. Anda dan orang disekeliling bayi wajib selalu menjaga kebersihan tangan dan jangan berdekatan dengan bayi ketika sedang sakit.

(Foto: Heart radio)

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok