Waspada! Minuman Panas Picu Kanker Esofagus

Menderita penyakit kanker tentu adalah hal yang menakutkan. Kanker dikenal sebagai penyakit pembunuh paling mematikan. Kanker sendiri terdiri dari berbagai jenis. Salah satunya adalah kanker esofagus.

Mungkin kanker esofagus tidak begitu familiar di telinga. Namun, jenis kanker satu ini termasuk pembunuh nomor enam di dunia. Di Indonesia sendiri jenis kanker ini tercatat sebanyak 150 ribu kasus setiap tahunnya. Sedangkan tingkat keselamatannya sangatlah rendah.

Kanker esofagus atau kerongkongan ini merupakan kanker yang biasanya dimulai dalam sel-sel yang melapisi bagian dalam kerongkongan. Kanker ini dapat terjadi di sepanjang kerongkongan. Kanker esofagus sendiri muncul ketika terjadi adanya kerusakan sel esofagus pada DNA. Kerusakan tersebut membuat sel terbelah dan berkembang sehingga terakumulasi membentuk tumor pada esofagus.

Gejala yang paling sering dirasakan oleh penderita kanker esofagus adalah sakit saat menelan. Penderita juga akan merasakan ada yang menjanggal saat menelan ludah, dada terasa sakit, sulit bernapas dan sesak.

Hingga saat ini belum diketahui dengan pasti apa penyebab munculnya kanker esofagus. Namun ada beberapa pemicu terjadinya kanker esofagus. Seperti gender dan umur. Pria lebih rentan terkena kanker esofagus. Sedangkan umur, penderita kanker esofagus yang usianya lebih muda dari 55 tahun berjumlah tak sampai 15 persen.

Pemicu lainnya adalah mengonsumsi minuman panas. Hindari meminum minuman bersuhu hingga 65 derajat. Karena minuman panas ini bisa merusak sel bagian kerongkongan sehingga berpotensi terkena kanker esofagus. Minuman beralkohol, merokok, makanan yang mengandung nitrosamine seperti acar dan berjamur hingga asam lambung pun menjadi salah satu pemicu munculnya kanker esofagus.

Kabar baiknya, menurut sebuah penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi National Cancer Research Institute pada 2017 mengatakan bahwa kanker esofagus dapat dideteksi delapan tahun lebih dini. Hal ini dilakukan dengan mengamati perubahan genetis tertentu seperti yang dilansir Telegraph.

Ada juga beberapa cara untuk mencegah kanker esofagus yakni dengan berhenti merokok atau mengunyah tembakau. Selain itu, hindari mengonsumsi alkohol yang berlebihan dan menjaga pola makan dengan memperbanyak makan sayur dan buah. Serta menjaga berat badan.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL
 

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK

  Corporate Info :
info@yesdok.com
 
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di