0 Poin
tikus

Wabah Corona Bikin Banyak Tikus Berkeliaran, Awas Bawa Penyakit!

Wabah virus corona menyebabkan manusia untuk melakukan beragam penyesuaian dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari keluar rumah, menggunakan transportasi, hingga mengunjungi tempat-tempat umum.

Tempat umum seperti restoran atau tempat makan juga merasakan imbas wabah penyakit satu ini. Beberapa restoran tutup total, atau ada yang tetap memberikan layanannya tetapi melalui sistem online dengan kontak fisik yang minim.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperingatkan bahwa di beberapa daerah di Amerika Serikat dilaporkan mengalami isu kesehatan akibat meningkatnya aktivitas hewan pengerat alias tikus.

Dilaporkan bahwa aktivitas tikus-tikus di Amerika Serikat mengalami peningkatan dan sering terlihat berlalu lalang di tempat umum. Kondisi seperti ini mungkin saja dialami negara lainnya, mengingat saat ini kita tengah dihadapkan pada wabah yang sama.

Menurut CDC, hewan ini sebelumnya sangat bergantung pada limbah makanan yang dihasilkan tempat makan tersebut. Tutupnya tempat makan menyebabkan menurunnya ketersediaan makanan bagi koloni tikus.

"Hewan pengerat bergantung pada makanan dan limbah yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan ini. Penutupan masyarakat telah menyebabkan penurunan makanan yang tersedia untuk hewan pengerat, terutama di daerah komersial yang padat,” kata CDC.

“Akibatnya tikus-tikus berlarian di tempat lain, termasuk daerah perumahan. Mengingat keadaan, mereka bahkan mungkin menunjukkan perilaku tidak biasa atau agresif,” kata CDC.

Guna menghindari keharian hewan pengerat ini di rumah Anda, dan mencegah paparan penyakit yang mungkin mereka bawa, CDC menyarankan orang-orang untuk memastikan pintu rumah tertutup dengan baik.

Selain itu apabila membuang sampah, pastikan tempat sampah telah tertutup dengan rapat. Hal ini dilakukan untuk menghindari kedatangan tikus yang tak diundang.

(Foto: CNN)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok