0 Poin

Untung Rugi Berolahraga saat Perut kosong

Sebelum berolahraga, mungkin Anda sulit untuk mengetahui apa yang harus dikonsumsi, atau bahkan lebih baik berolahraga sebelum makan. 

Informasi simpang siur pun beredar di internet tentang persoalan ini. Untuk memisahkan fakta dari mitos terkait hal tersebut, YesDok melansir penelitian dari pakar kebugaran Laura Williams dan James Farmer yang tertulis dalam netdoc.uk untuk memaparkan pandangan mereka tentang cara terbaik mempersiapkan diri sebelum latihan:

Manfaat berolahraga saat perut kosong

Para ilmuwan mengatakan bahwa berolahraga dengan perut kosong dapat memberikan perubahan lemak tubuh yang lebih menguntungkan. Tim dari University of Bath mempelajari 10 sukarelawan pria yang kelebihan berat badan. Para partisipan diminta berjalan selama 60 menit dengan perut kosong. Dan selanjutnya berjalan dua jam setelah mengonsumsi sarapan kaya karbohidrat berkalori tinggi.

Para ilmuwan mengambil sampel darah setelah puasa, dan sarapan karbohidrat tinggi usai berolahraga. Mereka juga mengambil sampel jaringan lemak sebelum dan satu jam setelah latihan berjalan.

Peneliti menemukan, ekspresi dua gen yakni PDK4 dan HSL meningkat saat orang berpuasa atau tak makan, lalu berolahraga. Namun, kedua gen ini berkurang ketika mereka makan sebelum olahraga.

Kenaikan PDK4 menunjukkan bahwa lemak yang tersimpan dalam tubuh digunakan untuk bahan bakar metabolisme selama latihan, bukan dari karbohidrat yang baru dikonsumsi. Sementara HSL biasanya meningkat ketika jaringan adiposa menggunakan simpanan energi untuk mendukung peningkatan aktivitas, seperti selama latihan.

Risiko berolahraga saat perut kosong

Jika Anda memilih untuk latihan yang lebih intens atau yang lebih lama dan berat, maka makan sangat penting diperlukan. "Berolahraga dengan perut kosong telah terbukti meningkatkan pembakaran lemak tetapi ada kasus dimana hal tersebut tidak harus dilakukan," jelas Williams.

Hal ini akan tergantung pada sebagian besar jenis latihan yang Anda lakukan. Jika Anda berpartisipasi dalam sesi intensitas yang lebih tinggi, Anda akan membutuhkan simpanan bahan bakar untuk latihan Anda.

Lemak bukanlah jenis bahan bakar favorit tubuh, dan kemungkinan Anda akan membakar lebih banyak kalori daripada saat perut Anda kosong karena Anda akan Tetap dapat mempertahankan intensitas.

“Tetapi jika Anda ingin latihan intensitas rendah, itu seperti jalan cepat, maka Anda dapat mencobanya dengan perut kosong. Pastikan saja Anda berhenti jika Anda merasa pusing atau lemah,” ungkapnya.

(foto: VideoBlock)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di