0 Poin
daging merah

Tips Mengkonsumsi Daging Merah Agar Tidak Membahayakan Kesehatan

Bagi Anda penggemar makan daging merah, para ahli memperingatkan bahwa makan terlalu banyak daging merah bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Perbedaan utama antara daging merah dan daging putih seperti ayam adalah berapa banyak mioglobin yang ada. Mioglobin adalah protein kaya zat besi yang membawa dan menyimpan oksigen dalam sel otot.

Contoh daging merah antara lain: daging sapi, daging sapi muda, daging babi, daging rusa, dan daging domba.

Beberapa daging olahan juga dianggap sebagai daging merah. Daging yang diawetkan dengan pengasapan, pengawetan, pengasinan, atau penambahan pengawet kimia diberi label sebagai olahan.

Meskipun mengkonsumsi daging merah dalam jumlah besar dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, atau diabetes, bukan berarti Anda tidak boleh mengkonsumsinya dalam jumlah sedang.

Berikut beberapa tips mengkonsumsi daging merah agar tidak membahayakan kesehatan Anda.

Pilih daging sapi yang diberi makan rumput

Daging sapi yang diberi makan rumput lebih tinggi asam lemak omega-3 anti-inflamasi, sementara daging sapi yang dibesarkan di peternakan lebih tinggi asam lemak omega-6, yang dapat menyebabkan peradangan.

Makan potongan yang tanpa lemak dan lebih tipis

American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk memilih potongan daging tanpa lemak dan tidak lebih dari 3 ons per hari. Potongan yang lebih tipis biasanya memiliki istilah "round", "loin" atau "sirloin" pada kemasannya.

Perhatikan metode memasak 

Memanggang atau merebus daging merah adalah pilihan yang lebih sehat daripada menggoreng atau membakar.

Hindari varietas olahan

Dalam sebuah studi tahun 2010, para peneliti menemukan bahwa makan setara dengan satu hot dog atau beberapa potong bacon atau daging olahan, dikaitkan dengan risiko penyakit jantung 42% lebih tinggi dan risiko diabetes tipe 2 19% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang makan daging mentah.

Konsumsi daging merah setiap hari berdampak buruk bagi kesehatan Anda, karena meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.

Namun, itu tidak berarti Anda harus menghilangkan daging merah dari diet Anda sepenuhnya. 

Sebaliknya, memakannya dalam jumlah sedang, memilih potongan yang lebih ramping, dan membeli daging yang diproses secara berlebihan dapat membantu Anda mengurangi risiko kesehatan.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok