0 Poin
Memakai masker

Tingkatkan Kewaspadaan Meskipun Pandemi Terkendali

Indonesia berhasil keluar dari puncak kedua Pandemi COVID-19 pada Juli lalu dengan relatif cepat dan drastis. Dalam kurun waktu 1 bulan, kasus bisa turun 45% dari puncak kedua.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut hingga ke minggu ke-12 saat ini, penurunan kasus mencapai 98%. 

Namun, ia mengingatkan semua pihak agar tidak lengah karena sejumlah negara di dunia sedang menghadapi puncak ketiga. Indonesia harus menjadikan puncak ketiga dunia sebagai peringatan. Dan pemerintah saat ini terus melakukan upaya pencegahan salah satunya dengan vaksinasi COVID-19. 

"Pemerintah Indonesia terus meningkatkan berbagai upaya pencegahan COVID-19, termasuk vaksinasi. Saat ini Indonesia termasuk dalam 5 besar negara dengan jumlah penduduk yang divaksinasi terbanyak yaitu 106 juta orang," ucap Prof Wiku.

Untuk kebutuhan vaksin, ia menjelaskan Indonesia masih menerima kriiman pasokan vaksin dalam jumlah besar dan mendistribusikannya sesuai kebutuhan secara merata di semua daerah. Pemerintah juga terus meningkatkan cakupan vaksinasi seluruh wilayah agar program vaksinasi tersebar secara merata. 

Selain itu, pemerintah menyadari lonjakan kasus di Indonesia tidak semata-mata disebabkan  peningkatan kasus secara kolektif di antara negara-negara lain. Namun, lebih disebabkan karena dinamika nasional dan implementasi kebijakan dalam negeri, terutama pada hari libur nasional.

Hal lain yang terus diingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk wajib menerapkan disiplin protokol kesehatan terlebih ditengah aktivitas dan mobilitas yang semakin meningkat. 

Jika setiap orang bertanggung jawab untuk memakai masker, rajin mencuci tangan dan sebisa mungkin periode Nataru tidak menyebabkan ledakan kasus COVID-19. 

Mobilitas meningkat akan aman COVID-19 apabila masyarakat selalu menghindari kerumunan dan menjaga jarak. 

Upaya preventif ini akan sukses apabila pengelola fasilitas publik memastikan adanya petugas yang tidak hanya melakukan skrining di pintu masuk melalui aplikasi PeduliLindungi, namun juga mengawasi penerapan protokol kesehatan di dalam fasilitas publik tersebut. 

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok