0 Poin
Kefir

Terganggu Bau Mulut? Coba Cara Ini!

Bau mulut merupakan masalah umum yang terjadi pada banyak orang dengan berbagai penyebab yang berbeda. Meski begitu, bau mulut bisa menyebabkan seseorang yang mengalaminya merasa malu.

Bau mulut yang datang terus-menerus atau biasa disebut dengan halitosis, biasanya disebabkan oleh pertumbuhan bakteri yang tidak terkendali di dalam mulut. Bakteri ini menghasilkan gas yang dapat menimbulkan bau. Bau terjadi ketika bakteri memecah gula dan pati dalam makanan yang kita makan.

Akan tetapi, dalam beberapa kasus, halitosis juga menandakan adanya masalah kesehatan yang lebih serius, seperti penyakit gusi atau kerusakan gigi. Halitosis juga bisa menandakan adanya masalah kesehatan pada bagian lain dari tubuh selain mulut.

Berikut ini merupakan beberapa pengobatan rumahan yang bisa membantu mengurangi bau mulut, namun, jika bau mulut tetap saja sulit hilang, maka sebaiknya konsultasikan kondisi Anda pada dokter untuk mendapat diagnosis dan perawatan medis yang tepat.

Yoghurt probiotik

Probiotik adalah bakteri hidup yang bermanfaat bagi kesehatan. Mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung probiotik bisa membantu mengurangi kadar bakteri jahat di mulut. Lama kelamaan, ini bisa membantu mengatasi masalah bau mulut.

Semua yoghurt mengandung probiotik, karena bakteri ini diperlukan untuk mengubah susu menjadi yoghurt. Selain mengatasi bau mulut, mengonsumsi yoghurt juga membantu memperlancar pencernaan Anda.

Kefir

Kefir adalah minuman susu fermentasi yang mirip dengan yoghurt, namun mengandung lebih banyak probiotik. Sebuah studi di tahun 2018 menyelidiki efek dari berbagai jenis pengobatan dengan probiotik pada tingkat bakteri di mulut. Studi yang berlangsung selama 6 minggu ini melibatkan 45 peserta yang dibagi menjadi tiga kelompok, yakni:

  • Kelompok kefir: Peserta meminum 100 ml kefir sebanyak dua kali sehari.
  • Kelompok pasta gigi probiotik: Peserta menggunakan pasta gigi probiotik dua kali sehari.
  • Kelompok kontrol: Peserta yang tidak menerima pengobatan apa pun.

Hasil studi menunjukkan bahwa kelompok kefir dan kelompok pasta gigi probiotik menunjukkan penurunan yang signifikan pada bakteri S. mutans dan bakteri Lactobacillus ketika peneliti membandingkannya dengan kelompok kontrol. Untuk itu, penelitian ini memperkuat bahwa minum kefir bisa membantu mengurangi kadar bakteri jahat di mulut.

Air

Mulut kering merupakan salah satu kondisi yang bisa menyebabkan masalah bau mulut. Mulut kering terjadi ketika kelenjar ludah di dalam mulut tidak menghasilkan cukup air liur untuk membilas sisa-sisa makanan dari mulut. Padahal, air liur membantu mengontrol tingkat bakteri di mulut.

Untuk mengatasinya, meminum lebih banyak air sangat disarankan, karena kondisi mulut kering biasanya terjadi akibat seseorang mengalami dehidrasi, dan minum air yang cukup bisa membantu tubuh untuk terhidrasi kembali.

(Foto: verywellhealth.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok