0 Poin
tension type headache

TENSION TYPE HEADACHE (TTH) / SAKIT KEPALA TEGANG

Sakit kepala mungkin keluhan yang paling umum dimana hampir semua orang pernah mengalami. Namun ada jenis sakit kepala yang sepertinya tidak kunjung sembuh dan terus menerus terjadi. Obat pereda nyeri menjadi sering dikonsumsi dan anda mulai berpikir akan ketergantungan obat dan resiko efek samping obat. Salah satu jenis sakit kepala yang kronis dan berulang yaitu sakit kepala tegang atau TTH (Tension Type Headache).
Sakit kepala tipe tegang dibagi menjadi 2 kategori: 

  • tipe episodik, 
    yang dibagi lagi menjadi episodik jarang dan episodik sering. Sakit kepala tegang tipe episodik biasa dipengaruhi oleh stress. Jenis sakit kepala ini memiliki intensitas sedang, sembuh sendiri, dan biasanya responsif dengan obat-obat pereda nyeri yang mudah di dapat (obat bebas). 
  • tipe kronis
    Sakit kepala tegang kronis sering berulang setiap hari dan berhubungan dengan otot  leher dan kulit kepala yang berkontraksi. Jenis sakit kepala ini bilateral dan biasanya nyeri di daerah oksipitofrontal.

TTH adalah jenis nyeri kepala kronis berulang yang paling umum. Sebelumnya etiologi nyeri dianggap sebagai kontraksi otot dari struktur tengkorak yang sensitif terhadap nyeri, tetapi hasil perkembangan terbaru sengaja meninggalkan istilah sakit kepala kontraksi otot dan sakit kepala tegang karena tidak ada penelitian yang mendukung kontraksi otot sebagai satu-satunya penyebab nyeri.
Meskipun faktor otot dan psikogenik diyakini terkait dengan sakit kepala tipe tegang, sebagian besar dianggap multifaktorial. Keluhan nyeri kepala tegang berulang dalam 5 tahun ditemukan terkait dengan kadar hormon kortisol yang rendah. Hal ini kemungkinan karena atrofi hipokampus akibat stres kronis, penyebab sakit kepala tegang kronis. Baru-baru ini diyakini bahwa ada peningkatan sensitivitas nyeri myofascial yang disebabkan oleh faktor sentral seperti sensitisasi neuron di regio supraspinal serta neuron orde dua di tanduk dorsal tulang belakang / nukleus trigeminal. Mekanisme nyeri lainnya adalah penurunan antinociception atau ketidakmampuan tubuh untuk menghentikan rangsangan nyeri ke struktur supraspinal.
Stress menyebabkan otot leher dan otot kepala menjadi tegang. Hal-hal yang memicu munculnya keluhan:

  • stress atau kecemasan 
  • postur tubuh yang kurang sesuai (posisi saat duduk atau berdiri)
  • depresi

Sakit kepala tipe tegang (TTH) mungkin menyakitkan, tetapi tidak berbahaya. Sebagian besar kasus terjadi intermiten dan tidak mengganggu pekerjaan atau masa hidup normal. Namun, mereka dapat menjadi kronis jika penyebab stres tidak diubah.
Jika tidak diatasi dengan tepat, tentunya bisa terjadi komplikasi dari keluhan ini. Komplikasi sakit kepala mungkin terjadi sebagai berikut:

  • Ketergantungan berlebihan pada analgesik yang mengandung kafein
  • Ketergantungan / kecanduan analgesik narkotik
  • Perdarahan saluran cerna karena penggunaan NSAID
  • Risiko epilepsi 4 kali lebih besar dari pada populasi umum
  • Obat sakit kepala berlebihan

Apakah sakit kepala yang anda alami selama ini cocok dengan kondisi diatas? Temukan solusi lebih tepat dengan konsul dokter YesDok. 

 

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok