0 Poin

Teh Panas Tingkatkan Risiko Kanker

Siapa tak suka minum teh, teh dapat dinikmati baik kala sendiri atau bersama keluarga dan kerabat. Rasa dan aroma di dalamnya yang menenangkan dapat membuat pikiran Anda jadi lebih rileks.

 
Mungkin masih banyak dari kita menikmati secangkir teh panas dalam beberapa kali tegukan saja. Namun, sebuah setudi mengatakan bahwa pecinta teh agar menghindari menikmatinya dalam keadaan yang terlalu panas yang bisa menyakiti kerongkongan. 


Seperti dilansir Times of India, studi selama satu dekade yang diterbitkan dalam International Journal of Cancer mengungkap bahwa orang yang minum banyak teh dan kebanyakan suka minum sangat panas diatas suhu 60 derajat Celsius memiliki dua kali lipat risiko karsinoma sel skuamosa esofagus dibandingkan dengan orang yang minum teh dingin. Bahkan Badan Penelitian Kanker Internasional dari Organisasi Kesehatan Dunia telah menjelaskan bahwa minum minuman yang sangat panas di atas 65 derajat C adalah "mungkin bersifat karsinogenik" bagi manusia. 


Kanker kerongkongan, juga dikenal sebagai karsinoma sel skuamosa Esofagus adalah penyebab keenam yang paling umum dari kematian akibat kanker di seluruh dunia. Ini biasanya terjadi di wilayah kerongkongan - tabung panjang berlubang yang menghubungkan tenggorokan dengan lambung.


Studi ini telah diterbitkan dalam International Journal of Cancer di mana sekitar 50.000 orang dewasa yang tinggal di Provinsi Golestan di Iran. Area ini dipilih untuk penelitian karena sejumlah besar orang yang tinggal di sini menderita masalah kanker kerongkongan dan yang menarik, mereka minum rata-rata 37 ons teh hitam setiap hari. 


Dalam studi yang dimulai pada tahun 2003 dan berakhir pada tahun 2017, para peneliti mengumpulkan informasi tentang preferensi suhu teh. Pada 2017, ditemukan bahwa hampir 317 dari semua orang mengembangkan karsinoma sel skuamosa esofagus.


Para peneliti bahkan mengambil faktor-faktor lain seperti konsumsi tembakau, alkohol atau opium sebagai pertimbangan selama penelitian. Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan dalam hal ini. Penelitian menunjukkan bahwa meskipun teh hitam dan hijau memiliki antioksidan, tetapi ada senyawa lain yang tidak diketahui dalam teh yang dapat berbahaya bagi tubuh ketika dikonsumsi dalam keadaan panas. Jadi, biarkan teh Anda dingin sebentar sebelum menikmatinya.


(Foto: Cupandleaf.com)

TAG TERKAIT
YesDok
konsultasi
tanyadokter
dokter
BukanDokterDokteran
DokterBeneran
Teh panas
Risiko kanker
bahaya teh panas
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di