0 Poin

Tanda-Tanda Dehidrasi yang Perlu Diketahui

Air merupakan sumber utama kehidupan. Bayangkan jika Anda hidup berlama-lama tanpa air. Tubuh amat bergantung pada kebutuhan kandungan cairan untuk menjaga hidrasi.

Profesor klinis kinesiologi dan nutrisi di University of Illinois di Chicago, Craig Horswill mengatakan bahwa ketika tubuh manusia merasa haus, itu adalah dehidrasi. Namun, bukan berarti Anda harus meminum secara tak terkendali. Sebuah penelitian yang dilansir Runners World bahkan mengatakan bahwa lebih baik sedikit minum daripada terlalu dehidrasi.

Lebih jauh Horswill menyebut dehidrasi akut dapat menyebabkan kematian. Meski umumnya disarankan minum 7-8 gelas perhari, tapi perlu dicatat, setiap orang memerlukan jumlah air yang berbeda bagi tubuh. Tentu hal ini menentukan jumlah yang tepat bagi asupan kebutuhan harian. Dalam berolahraga misalnya, juga ada hal yang bisa dikompromikan seperti rasa lelah yang terlalu buruk atau mungkin tidak.
 
Asisten profesor dan direktur laboratorium fisiologi olahraga di Georgia Southern University, Greg Grosicki mencatat bahwa dehidrasi parah dapat memiliki konsekuensi besar juga, termasuk kematian dalam kasus-kasus ekstrem (kehilangan 10 hingga 15 persen dari berat badan). Bahkan dalam kasus lain, seorang atlet daya tahan tak jarang yang pingsan sebelum melewati garis finish.

Kita semua pasti pernah mengalami dehidrasi pada saat kondisi yang mungkin tidak disadari. Beberapa jurnal ilmu olahraga di Eropa bahkan menyebut 91 atlet profesional sudah berlatih mengelola hidrasi yang tepat.

Lantas bagaimana sebaiknya?

Grosicki mengatakan tidak perlu strategi khusus dan agresif untuk atasi dehidrasi jika Anda hanya berolahraga kurang dari satu jam. Namun dibutuhkan kepekaan terhadap tanda-tanda lebih jauh apabila Anda terlibat dalam aktivitas yang memerlukan durasi lama pada luar ruangan.

Dehidrasi juga dapat memicu penyusutan sel-sel di otak, jadi amat mungkin sakit kepala adalah tanda jika Anda mengalami dehidrasi. Sakit kepala yang berakibat dehidrasi juga dapat disebabkan faktor lain seperti kurangnya isitrahat bahkan terlalu banyak konsumsi minuman beralkohol.

“Minumlah air secukupnya, atau tambahkan campuran minuman favorit Anda untuk membantu tubuh kembali menemukan cairan yang hilang,” Grosicki menambahkan.

(Foto: health.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok