0 Poin
Rasa pahit menandakan tanaman tidak aman untuk dikonsumsi.

Tanaman yang Baik Untuk Dikonsumsi

Pernahkah Anda nonton sebuah film dimana salah satu tokohnya dapat mengenali tanaman liar yang beracun atau tidak? Apa benar Anda bisa menentukan tingkat aman sebuah tanaman hanya dari ciri-ciri tertentu? Menurut beberapa ahli botani, ini mungkin saja, namun Anda harus memelajari aneka ragam morfologi tanaman dari berbagai wilayah untuk dapat memastikannya. 

Untuk orang yang sudah tinggal di daerah tertentu dalam waktu yang lama, tentu mereka tahu mana tanaman yang aman untuk dimakan, namun untuk orang awam, dibantu buku panduan pun, kemungkinan untuk salah cukup besar.

Nah, semisal dalam kondisi genting terjebak dalam hutan dan belum makan beberapa hari, apa solusinya? Menurut para pakar survival, ada delapan ciri umum yang menunjukkan ciri tanaman yang tidak aman untuk dikonsumsi. 

  • Mengeluarkan getah putih atau hitam

  • Kacang, biji atau ubi-ubian yang dilapisi kelopak

  • Memiliki rasa yang pahit

  • Terdapat duri atau bulu halus pada daun dan batang tanaman

  • Daunnya menyerupai daun tanaman wortel, ubi, dill atau peterseli

  • Batang kayu menghasilkan aroma menyerupai almond

  • Pucuk menyerupai gandum tapi berwarna merah jambu, ungu atau hitam

  • Pertumbuhan daun dengan pola tiga daun

Jangan jadikan kedelapan ciri umum ini sebagai cara menentukan beracun atau tidak sebuah tanaman liar, melainkan metode untuk mengeliminasi tanaman dalam pencarian Anda. Ada beberapa tanaman seperti tomat yang batangnya berbulu namun buahnya dapat dikonsumsi. Pepaya, mangga maupun pisang juga mengeluarkan getah putih, namun dapat dimakan, dan ada beberapa tanaman yang mengeluarkan getah bening yang justru beracun.

Walaupun satu bagian tanaman berhasil lolos tes ini, tidak berarti seluruh tanaman tersebut aman untuk dikonsumsi. Tetap disarankan untuk menguji kembali tiap bagian. Ingat juga, bahwa terlalu banyak makan tanaman dapat menyebabkan diare, mual-mual dan kram perut. Oleh karena itu disarankan untuk mencari sumber nutrisi lain selain tanaman, untuk dapat bertahan di alam bebas.

(Foto: healthline.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok