0 Poin
Bahaya Minum Air Laut

Tak Layak Konsumsi, Awas, Ini Bahaya Minum Air Laut!

Berlibur ke daerah pantai, sambil berenang di laut, mungkin menjadi dambaan dan favorit banyak orang. Tapi, musibah datang saat tiba-tiba Anda terserang ombak dan tanpa sengaja terminum air laut. Lalu, adakah bahaya minum air laut yang perlu Anda khawatirkan?

Tubuh kita memang membutuhkan cairan setiap harinya, agar tak mengalami dehidrasi. Untuk memenuhi kebutuhan cairan, kita disarankan meminum 2 liter air setiap harinya. Tapi perlu dicatat, kalau yang diminum adalah air mineral, dan bukan air laut. 

Air laut merupakan salah satu jenis air yang tidak disarankan untuk diminum. Alasannya, tentu karena rasanya yang asin dan tidak enak, dan juga meminum air laut bisa menimbulkan bahaya untuk kesehatan tubuh.

Air laut telah terkontaminasi oleh garam dan mineral lainnya, seperti merkuri. Bahkan kita juga sempat membaca berita bahwa air laut di daerah Jakarta tercemar paracetamol. Kandungan-kandungan dalam air laut inilah yang membuat air laut sebaiknya tidak diminum.

Saat Anda meminum atau tanpa sengaja terminum air laut, maka tubuh harus buang air kecil lebih banyak untuk menghilangkan kandungan garam berlebih di dalamnya. Hal ini, bisa membuat Anda lebih haus bahkan dari kondisi sebelum Anda meminum air laut.

Selain itu, ada juga beberapa bahaya minum air laut yang patut diwaspadai, seperti:

Dehidrasi

Ginjal bekerja menyaring racun dan kelebihan zat-zat lain dari tubuh, dan mengeluarkannya melalui urine. Saat Anda meminum atau terminum air laut, ginjal harus bekerja lebih keras demi bisa menyaring dan membuang kelebihan garam. Di saat seperti ini, ginjal juga perlu menghasilkan lebih banyak urine untuk membuang garam, dan inilah yang kemudian membuat tubuh Anda dehidrasi.

Gagal organ

Saat tubuh mengalami dehidrasi, tubuh bekerja dengan keras untuk mengeluarkan natrium sebanyak mungkin dari aliran darah. Ini mengakibatkan berbagai organ vital dalam tubuh kita menderita, yang pada akhirnya tidak dapat berfungsi maksimal dan menyebabkan kegagalan organ. Jika tidak segera ditangani, ini bisa berakibat fatal.

Tekanan darah tinggi

Bahaya minum air laut selanjutnya adalah, tekanan darah tinggi yang tak terhindarkan. Saat ada kelebihan garam dalam tubuh, jumlah natrium dalam darah Anda juga akan meningkat. Saat terjadi kondisi ini, tubuh akan menarik lebih banyak cairan, sehingga meningkatkan tekanan pada pembuluh darah.

Kulit kering dan bersisik

Kulit yang menjadi lebih kering hingga bersisik, merupakan contoh bahaya minum air laut lainnya yang harus Anda perhatikan. Air garam bisa mengotori kulit dan membuatnya menjadi lebih kering dan tampak kusam. Ini terjadi ketika sel kulit kehilangan air akibat dehidrasi. Kulit bibir menjadi area kulit pertama yang akan menunjukkan gejala ini, baru selanjutnya menjalar ke area kulit yang lain.

Sering keram

Bahaya minum air laut lain yang bisa terjadi adalah, Anda bisa sering keram. Ini karena natrium yang menumpuk di ruang ekstraseluler sel. Konsentrasi natrium yang tinggi di luar sel, dapat menyebabkan air keluar.

Sel-sel yang membentuk otot akan menyusut dan kemudian menyebabkan Anda mengalami keram otot. Ini juga mengakibatkan persendian melemah, dan pada akhirnya membuat Anda kesulitan untuk bergerak.

(Foto: science.howstuffworks.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok