0 Poin

#stunting

Artikel Terbaru

Cegah Stunting pada Anak

Stunting tidak sekadar masalah tinggi badan. Stunting menjadi masalah serius karena berdampak pada perkembangan kognitif anak yang pada akhirnya memengaruhi kehidupan berbangsa baik dari sisi produktivitas maupun perekonomian negara.

Waspadai Risiko Stunting Sejak Masa Kehamilan

Kasus stunting di Indonesia masih sangat tinggi. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita atau bayi dibawah 5 tahun akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Masalah gizi stunting ini juga dapat membuat terganggunya pertumbuhan anak. Bahkan stunting mengancam anak-anak sejak dari masa kehamilan hingga menyusui.

Pentingnya Cegah Stunting Sejak Dini

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang dihadapi anak-anak Indonesia. Meskipun hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 menunjukkan bahwa angka stunting telah turun sebanyak 3,3 persen menjadi 24,4 persen dibandingkan dari data 2019 yang mencapai 27,7 persen, namun angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan angka yang dianjurkan WHO yaitu di bawah 20%.

Upaya Cegah Anak Stunting dan Obesitas

Indonesia saat ini masih dihadapkan dengan berbagai permasalahan gizi terutama gizi kurang atau stunting dan gizi lebih atau obesitas. Ada beberapa upaya yang harus dilakukan oleh seorang ibu baik sebelum maupun setelah bayi lahir dalam mencegah stunting dan obesitas.

Waspada! Stunting Bisa Terjadi Sejak Masa Kehamilan

Aspek penting pada kesehatan anak sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan dan perkembangannya. Gangguan pertumbuhan yang bisa dialami oleh anak-anak adalah perawakan pendek atau stunting. Sebagian besar stunting bisa disebabkan oleh masalah nutrisi yang bisa terjadi sejak masa kehamilan.

Anak Sering Begadang Berisiko Tumbuh Pendek

Dari bayi hingga bertambahnya usia, kebutuhan jam tidurnya memang berbeda-beda. Tidur memiliki banyak manfaat yang sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Namun sayangnya, banyak anak yang sering begadang, kekurangan jam tidur hingga kualitas tidur yang buruk.

Malnutrisi, Apa Penyebab dan Gejalanya?

Malnutrisi adalah kondisi kekurangan atau ketidakseimbangan asupan gizi pada seseorang. Ada dua kelompok besar dari kondisi ketidakseimbangan nutrisi, yang pertama adalah malnutrisi atau kekurangan gizi yang meliputi stunting, underweight, dan defisiensi mikronutrien. Sementara yang kedua adalah kelebihan gizi, di mana terdapat kelebihan nutrisi pada seseorang yang menyebabkan obesitas, kelebihan vitamin, dan lain-lain.

Pentingnya Cegah Stunting pada Anak Sejak Dini

Stunting dapat terjadi pada awal kehidupan, yaitu 1.000 hari sejak masa konsepsi hingga anak berusia 2 tahun. Ini berarti, stunting masih dapat dicegah sejak masa kehamilan dengan melakukan deteksi stunting melalui pemeriksaan USG secara rutin. 

Langkah Mencegah Anak Gagal Tumbuh

Setiap orang tua menginginkan pertumbuhan dan perkembangan anaknya baik. Pertumbuhan si kecil yang terhambat akan berdampak saat ia dewasa nanti. Apalagi tumbuh kembang si kecil tidak bisa Anda nilai hanya berdasarkan apa yang terlihat.

Makan Telur Cegah Stunting Pada Anak

Semua orang tua tentu menginginkan tumbuh kembang anaknya baik dan sesuai dengan usianya. Salah satu perkembangan anak yang harus selalu diperhatikan adalah tinggi badannya. Karena tidak sedikit anak di Indonesia yang mengalami kondisi tubuh pendek atau stunting.

Waspada Stunting Jika Bayi Lahir Dibawah 47 Sentimeter

Stunting merupakan salah satu persoalan yang masih manjadi perhatian pemerintah, karena semakin banyak masyarkat yang terkena stunting, akan mempengaruhi kemajuan bangsa.

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok