0 Poin

#penelitian

Artikel Terbaru

Penelitian: Anak-anak Sama Seperti Orang Dewasa dalam Menyebarkan COVID-19

Pembukaan kembali sekolah dan penitipan anak selama pandemi terus menjadi pembahasan yang diperdebatkan, karena penelitian baru menunjukkan bahwa anak-anak tidak sekuat dan tidak anti terhadap COVID-19 seperti yang diyakini banyak orang sebelumnya.

Studi: Massa Otot Bantu Pertahankan Sistem Imun

Kekebalan tubuh memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental sehingga seseorang terhindar dari penyakit. Imunitas manusia bertanggung jawab menjaga kekebalan tubuh sehingga melindungi tubuh dari infeksi.

Pandemi Bikin Malas Diri, ini Kata Studi

Rasa malas adalah hal lumrah yang dimiliki setiap manusia. Namun apa jadinya jika masalah ini berlangsung terus-menerus bahkan di masa pandemi.

Penggunaan Masker Kurangi Asupan Oksigen, ini Kata Penelitian

Sama seperti memakai alas kaki sebelum keluar rumah, menggunakan masker juga menjadi sama pentingnya di masa pandemi Covid-19. Masker berguna untuk melindungi risiko penularan dari setiap interaksi individu.

Menurut Penelitian, Ibu Paling Khawatir Soal Kebersihan Anak Selama Pandemi

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa selama lockdown karena pandemi Coronavirus, sebagian besar ibu khawatir dan selalu menekankan seputar sanitasi agar anak-anak mereka tetap sehat.

Para Ahli Teliti Kekuatan Doa untuk Bantu Sembuh dari Corona

Sains dan agama terkadang menjadi dua hal yang sulit berjalan beriringan. Di tengah pencarian pengobatan atau vaksin COVID-19 yang efektif, para peneliti telah mencari cara alternatif untuk membantu orang yang terinfeksi. 

Menurut Penelitian, Sepatu Dapat Membawa Virus Corona

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa penyakit coronavirus (COVID-19) dapat hidup pada permukaan seperti kaca, plastik, baja, atau kardus. 

Studi: Social Distancing Mungkin Hingga 2022

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan seluruh dunia untuk menerapkan social distancing atau jaga jarak sosial dalam melawan pandemi corona. Menurut studi terbaru Harvard, dunia perlu penerapan jaga jarak sosial hingga 2022. Hal ini guna antisipasi melojaknya gelombang kedua Covid-19 dan daya tampung rumah sakit.

Studi: Alasan Olahraga Berkelompok Dilarang di Masa Pandemi

Di masa pandemi Covid-19 kita dituntut menjaga jarak sosial dan hindari kontak fisik, termasuk olahraga. Hal ini berbanding lurus tentang studi di Belanda yang mengingatkan bahaya ketika berlari, bersepeda, maupun berjalan kaki. 

Ilmuwan Harvard: Pasien Corona Sulit Mencium Aroma Bau

Coronavirus (Covid-19) diketahui mampu menyerang sel-sel kunci di hidung. Baru-baru ini peneliti Harvard Medical School mengemukakan bahwa pasien corona kehilangan kemampuan indera penciuman mereka. 

Studi: Mampukah Vitamin dan Suplemen Melindungi Diri dari Virus Corona?

Dalam menghadapi pandemi global corona, wajar saja jika Anda atau kerabat Anda ingin menyimpan beberapa paket vitamin C pencegahan dan suplemen dalam upaya untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Lantas apakah hal ini dapat memproteksi Anda?

Studi: Diet Keto Bunuh Corona?

Dengan peningkatan tajam dalam jumlah kasus Coronavirus di seluruh dunia, orang semakin mencari perawatan dan penyembuhan alternatif untuk menjaga diri mereka terlindungi dari virus mematikan tersebut. Banyak teori yang beredar tentang ara menekan peredaran virus ini, salah satunya dengan pola diet yang disebut ketogenik sebagai perlindungan. Lantas, apa ini membantu?

Studi: Kurang tidur Tingkatkan Risiko Diabetes

Kita semua tahu bahwa kurang tidur dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Namun tahukah Anda kurang tidur juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh Anda untuk mengatur dan memetabolisme glukosa? Kebanyakan orang yang menderita kadar gula darah tinggi biasanya adalah mereka yang tidak tidur dengan baik pada malam hari.

Studi: Ini Suhu Terbaik untuk Tidur

Semua orang umumnya mendambakan tidur yang nyenyak setiap malam. Salah satu yang diperhatikan adalah memperhatikan suhu tidur. Suhu yang tepat kerap dianggap faktor utama penghantar tidur yang ideal.

Donorkan Darah Membuat Diri Lemah, ini Kata Penelitian

Darah manusia merupakan sumber daya yang unik dan berharga karena tidak dapat diproduksi dan hanya dapat diperoleh dari individu yang menyumbangkan darah. Transfusi darah adah satu-satunya cara membantu menyelamatkan jutaan nyawa manusia diluar sana yang membutuhkan.

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok