0 Poin

#cuaca

Artikel Terbaru

Studi: Perubahan Cuaca Tingkatkan Risiko Kanker

Selama ini peralihan cuaca menyebabkan beberapa kerugian materil, tapi studi terbaru mengatakan jika perubahan iklim miliki keterkaitan pada masalah kanker. Dalam jurnal The Lancet Oncology, peneliti mengaitkan pemanasan global pada kanker besar, dari limbah lingkungan hingga radiasi ultraviolet, polusi udara, hingga gangguan pada pasokan makanan dan air.

Kesalahan Umum Yang Harus Anda Hindari Selama Musim Dingin

Musim dingin akan segera tiba dan sangat penting untuk menghindari beberapa kesalahan umum yang biasa kita lakukan selama musim tersebut.

Tips Rawat Rambut di Tengah Cuaca Panas

Cuaca panas bisa membuat rambut kita lebih lengket, berminyak, dan lepek. Ini karena kelenjar sebaceous di kulit kepala menghasilkan lebih banyak minyak dari biasanya. Rambut yang lepek dan berminyak biasanya menjadi sumber masalah seperti ketombe, rambut rontok, dan bahkan rambut bau apek.

Cuaca Ekstrem, Lindungi Tubuh dengan Ini

BMKG memprediksi puncak musim hujan di Indonesia berlangsung Februari hingga Maret mendatang. Dengan kata lain, cuaca ekstrem dan banjir sangat mungkin terjadi melanda. Dibutuhkan kekebalan tubuh yang kuat untuk menangkal bahaya tersebut dari segala penyakit.

Tips Tetap Sehat di Tengah Cuaca yang Tak menentu

Cuaca saat ini begitu tak menentu. Pagi hari bisa hujan deras, siang harinya beralih ke panas terik. Jika kondisi badan tidak fit, ini akan membuat tubuh jatuh sakit. Maka dari itu, perlu trik untuk menghadapi cuaca semacam ini.

Lekas Konsumsi Ini saat Kedinginan

Saat musim hujan, udara menjadi lebih dingin dari biasanya. Jika lupa membawa jaket dan bahkan jika tubuh kita kehujanan, tentu suhu dingin akan lebih menyergap tubuh kita, dan ini tak jarang membuat kita merasa sangat kedinginan.

Ini Sebabnya Cuaca Dingin Bisa Bikin Anda Mudah Sakit

Cuaca dingin membuat orang lebih rentan untuk terkena virus flu, karena banyak waktu yang dihabiskan di dalam ruangan untuk kontak dekat dengan mereka yang berpotensi sakit.

Pembuluh darah pada manusia yang ada di dada membantu menjaga panas tubuh saat berada di udara dingin. Ketika ini terjadi, sel-sel darah putih membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan perjalanan ke selaput lendir, menyebabkan penghalang dan keterlambatan bagi tubuh untuk membunuh kuman.

Dalam skenario tertentu, udara kering di musim dingin dapat semakin mengering dan mengeras selaput lendir, sehingga memperburuk manifold dingin. Dalam kasus lain, cuaca dingin dapat mengurangi kekebalan, menghambat tubuh dari penanganan infeksi secara efektif karena berbagai alasan.

Sesuai dengan Medical News Today, salah satu faktor utama yang berkontribusi untuk menurunkan respons kekebalan seseorang adalah kurangnya vitamin D. Ini cenderung terjadi karena kurangnya sinar matahari yang tersedia di musim dingin.

Ini yang Perlu Dilakukan Agar Kesehatan Kulit tetap Terjaga saat Cuaca Panas

Cuaca panas yang akhir-akhir ini terjadi perlu kita waspadai, selain berpengaruh pada kesehatan, cuaca ekstrem pun bisa membahayakan kulit. Anda harus menjaga kulit untuk tetap terlindungi dan tetap sehat.

Ini yang Perlu di Lakukan Saat Cuaca Panas Ekstrem

Akhir-akhir ini kita dihadapkan pada cuaca panas, bahkan beberapa waktu lalu Jakarta sempat menyentuh angka 38 derajat Celcius. Di beberapa daerah Indonesia lainnya pun demikian, sementara itu cuaca panas sendiri disebabkan oleh posisi matahari dan minimnya awan yang menghalangi sinar matahari.

Cara Alami Turunkan Demam

Di musim panas sekarang ini, perubahan cuaca yang tak menentu seringkali disertai dengan beragam penyakit. Salah satunya adalah demam atau peningkatan suhu tubuh. 

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok