0 Poin
Vitamin D

Studi: Vitamin D Melindungi Terhadap Kanker Kolorektal

Dalam hal manfaat kesehatan, vitamin D paling sering dikaitkan dengan risiko osteoporosis. Kini Vitamin D dikaitkan dengan pengurangan risiko kanker kolorektal (atau usus besar).

Para peneliti melihat data dari hampir 95.000 wanita yang berpartisipasi dalam Nurses' Health Study II, sebuah studi jangka panjang yang berfokus pada pencegahan penyakit kronis yang mengumpulkan informasi tentang nutrisi dan faktor kesehatan lainnya. Selama rentang waktu 24 tahun, mereka yang makan makanan dengan jumlah vitamin D yang lebih tinggi memiliki risiko 50 persen lebih rendah terkena kanker kolorektal, terutama ketika mereka masih muda.

"Ini menunjukkan bahwa makanan vitamin D mungkin penting bagi orang yang lebih muda sebagai cara untuk mencegah kanker kolorektal, bukan hanya mereka yang lebih tua," kata direktur Young-Onset Colorectal Cancer Center di Dana- Farber Cancer Institute, Kimmie Ng.

Asupan Vitamin D tersebut termasuk makanan seperti salmon, keju, produk susu yang diperkaya, hati sapi, dan kuning telur.

Dia menambahkan bahwa penelitian sebelumnya telah menunjukkan hubungan yang kuat dengan aktivitas anti-kanker untuk vitamin, tetapi hubungan antara risiko yang lebih rendah untuk orang yang lebih muda  baik pria maupun wanita.

Masalah tersebut karena tingkat kanker kolorektal telah menurun dalam beberapa dekade terakhir untuk orang tua dan diyakini itu karena skrining yang lebih baik. Misalnya, rekomendasi yang lebih baru menurunkan usia saat skrining harus dimulai, menyarankan orang untuk memulai pada usia 45 tahun.

Namun, insiden kanker ini untuk orang di bawah 40 tahun melonjak, dan para ahli mencatat bahwa pasien ini cenderung didiagnosis pada tahap selanjutnya ketika kanker lebih sulit diobati.

“Peningkatan yang mengkhawatirkan ini telah didokumentasikan sejak pertengahan 1990-an, oleh karena itu kita perlu menemukan cara untuk menangkap kanker kolorektal lebih awal untuk mencegahnya,” Kimmie lebih jauh menjelaskan.

Aliansi Kanker Kolorektal AS memperkirakan bahwa kanker usus besar dapat meningkat sebesar 90 persen pada orang di bawah usia 35 tahun dan kanker dubur dapat meningkat sekitar 125 persen dalam 10 tahun ke depan. Jika itu terjadi, itu akan menjadi penyebab utama kematian akibat kanker pada orang berusia 20 hingga 49 tahun.

Meskipun hanya menimbun keju dan salmon mungkin tidak cukup untuk mencegahnya sepenuhnya. Skrining lebih awal tetap yang utama.

“Cara lain untuk menurunkan risiko kanker kolorektal, termasuk berolahraga secara teratur, tidak merokok, menghindari konsumsi alkohol berlebih, makan lebih sedikit daging olahan,” Kimmie menambahkan.

(Foto : pixabay)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok